Kabar Teranyar Soal Cara Kerja Samsung Galaxy F

Lufthi Anggraeni 30 November 2018 08:02 WIB
samsung
Kabar Teranyar Soal Cara Kerja Samsung Galaxy F
Samsung menerima paten baru, mengindikasikan fungsionalitas dari Galaxy F generasi terbaru.
Jakarta: Pada awal bulan November ini, Samsung mengonfirmasikan bahwa smartphone lipat karyanya tengah dalam proses persiapan, dengan mendemonstrasikan versi kamuflase dari perangkat ini.

Kini, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini menerima paten baru yang mengindikasikan cara kerja perangkat ini. Paten ini digambarkan memanfaatkan dua layar berbingkai tipis, ditempatkan di dekat satu sama lain dan bukan layar yang dapat ditekuk.

Secara fungsionalitas, smartphone ini akan berfungsi serupa dengan smartphone Galaxy F terbaru. Berkat sistem One UI yang dikembangkan Samsung untuk smartphone lipat, sebagian besar data relevan akan ditempatkan di sisi kiri layar.


Hal ini diharapkan dapat membebaskan area penglihatan di sisi kanan. Selain itu, perangkat ini juga digambarkan di paten berbekal layar terpisah di bagian belakang, yang secara otomatis aktif saat perangkat dilipat.

Penyurutan konten ditemukan pada panel berukuran lebih besar agar dapat tampil sesuai di seluruh layar.

Samsung belum mengungkap informasi detil terkait dengan kamera, namun perangkat lipat ini dikabarkan akan berbekal dua sensor di bagian belakang dan satu lainnya untuk selfie.

Samsung juga mendaftarkan jack headphone 3,5mm pada daftar fitur yang akan mendukung smartphone ini.

Sebelumnya, Samsung dikabarkan segera menandatangani kesepakatan dengan Niantic. Kesepakatan tersebut dilaporkan bernilai hampir sebesar USD40 juta (Rp576,6 miliar) dan disebut terfokus produksi dan distribusi eksklusif game mobile, terutama produksi judul game Harry Potter.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.