Assassin's Creed Odyssey

DLC Pertama Assassin's Creed Odssey Ungkap Sejarah Hidden Blade

Cahyandaru Kuncorojati 28 November 2018 15:28 WIB
gameubisoftassassin creed
DLC Pertama Assassins Creed Odssey Ungkap Sejarah Hidden Blade
Karakter Darius mengenakan Hidden Blade.
Jakarta: Pada tanggal 5 desember 2018 nanti, Assassin's Creed Odyssey bakal menerima konten tambahan atau DLC pertamanya.

DLC pertama tersebut akan berjudul "Legacy of the First Blade", yang kemarin cuplikannya baru saja diunggah ke akun YouTube Ubisoft. Penggemar franchise game ini, pasti sudah akrab dengan senjata bernama Hidden Blade.

Sesuai nama, DLC kali ini mengisahkan riwayat Hidden Blade atau senjata khas ordo Assassin, bilah tersembunyi di balik tangan penggunanya.


Seperti yang diketahui, Assassin's Creed Odyssey mengambil latar cerita Yunani Kuno sebelum ordo Assassin maupun Templar hadir. Dikisahkan dua karakter protagonis, Alexios dan Kassandra, bertemu dengan sosok yang memiliki Hidden Blade pertama.



Apabila mengacu pada kumpulan patung di Assassin Sanctuary yang muncul pada seri Assassin's Creed II dan Brotherhood, karakter tersebut mengacu pada Assassin bernama Darius.

Saat pemain mendekat ke patung tersebut akan muncul informasi bahwa Darius adalah Assassin pertama di ordo yang menggunakan senjata Hidden Blade, dan menjadi senjata khas Assassin. Namun, posisi bilah belati Hidden Blade terletak di atas punggung tangan, bukan di telapak.

Deskripsi ini sesuai dengan sosok yang tampil di video trailer "Legacy of the First Blade". Darius adalah Assassin yang berhasil membunuh Xerxes I, Raja Persia yang masih berkaitan dengan cerita mengenai bangsa Sparta dari Yunani Kuno.

Sebelumnya, di misi berjudul "The Blind King" yang menceritakan anak dari Xerxes I yang mencoba dibunuh tapi gagal dan mengalami kebutaan. Sepanjang misi karakter tersebut akan memberikan petunjuk mengenai Assassin yang mencoba membunuhnya dan terungkap Assassin tersebut adalah Darius.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.