Drone Aquila buatan Facebook.
Drone Aquila buatan Facebook.

Facebook Masih Minat Garap Drone Internet

Teknologi media sosial facebook drone
Ellavie Ichlasa Amalia • 22 Januari 2019 15:40
Jakarta:Tahun lalu, Facebook membatalkan proyek mereka untuk mengembangkan drone tenaga surya yang berfungsi memancarkan internet. Namun, tampaknya Facebook masih belum menyerah untuk merealisasikan ide itu.
 
Facebook tengah bekerja sama dengan perusahaan dirgantara Airbus untuk menguji drone di Australia, menurut laporan media Jerman, NetzPolitik. Media itu berhasil mendapatkan dokumen yang menunjukkan bahwa Facebook dan Airbus telah berdiskusi terkait kolaborasi untuk pengujian penerbangan pada November dan Desember 2018. Sebelum ini, kedua perusahaan pernah bekerja sama untuk membuat sistem komunikasi pada drone satelit.
 
Pengujian yang dilakukan keduanya -- meski tes-tes itu belum dipastikan telah dilakukan -- melibatkan penggunaan drone Zephyr milik Airbus. Drone itu didesain untuk melakukan tugas "pertahanan, lingkungan, dan kemanusiaan."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



 
Zephyr mirip dengan drone Aquila milik Facebook. Drone itu adalah HAPS atau High Altitude Pseudo Satellite yang menggunakan tenaga surya dan bisa terbang selama berbulan-bulan. Versi Model S yang Facebook pilih memiliki panjang sayap 25 meter dan dapat beroperasi pada ketinggian 20 kilometer. Drone akan menggunakan gelombang radio milimeter untuk memancarkan sinyal ke permukaan.
 
"Kami tetap bekerja sama dengan para rekan untuk menyediakan jaringan dengan High Altituted Platform System (HAPS). Kami tidak dapat memberikan informasi lain pada saat ini," kata juru bicara Facebook pada NetzPolitik.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi