Levi de Boeck, mahasiswa yang mendapat pelukan dari seorang perampok.
Levi de Boeck, mahasiswa yang mendapat pelukan dari seorang perampok.

Korban Lebih Miskin, Perampok Memeluk Sang Korban

Ellavie Ichlasa Amalia • 26 Mei 2015 10:06
medcom.id: Levi de Boeck, seorang mahasiswa berumur 23 tahun yang memang tak punya uang, mengaku bahwa seorang perampok memeluknya karena kasihan melihat dirinya yang keadaannya lebih buruk dari sang perampok.
 
Levi menceritakan, dia dihampiri seorang laki-laki yang mengenakan jaket bertudung yang lalu mengeluarkan sebuah pistol dan mengarahkan pistol tersebut ke arahnya. Sang perampok lalu meminta Levi untuk memberikan ponsel dan dompetnya.
 
Dia mengarahkan Levi ke ATM dan memintanya untuk mengambil uang sebesar GBP200 (Rp4 juta). Tetapi tidak selembar uang pun keluar karena saldo di rekening Levi memang tak cukup. Levi lalu diminta untuk mengambil uang di 3 ATM yang berbeda.

Tetapi kejadian yang sama terjadi. Saldo di rekeninng Levi memang tidak mencukupi. Untungnya, salah satu tempat ATM tersebut dilengkapi oleh CCTV dan wajah sang pelaku berhasil terlihat. 
 
Tidak ingin usaha perampokannya berakhir sia-sia, sang perampok lalu menggunakan kartu ATM Levi untuk membeli rokok. Sebelum dia berlalu pergi, dia memeluk Levi dan berkata, "Maaf ya, ternyata keadaan Anda lebih buruk dari keadaan saya."
 
Sang perampok bahkan mengembalikan ponsel dan dompet yang dia ambil dari Levi. Pihak berwajib kini sedang mencari sang perampok berdasarkan rekaman CCTV yang ada di salah satu ATM yang dikunjungi Levi.
 
Polisi menyebutkan, pria ini pernah melakukan hal yang sama sebelumnya. Mereka mendorong siapa pun yang mengenal lelaki itu untuk melaporkannya ke polisi. (Mirror)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan