Toshiba dilaporkan berencana menjual sejumlah bisnis chip komputer untuk menyelamatkan dari kebangkrutan.
Toshiba dilaporkan berencana menjual sejumlah bisnis chip komputer untuk menyelamatkan dari kebangkrutan.

Hindari Kebangkrutan, Toshiba Jual Bisnis Chip Komputer?

Lufthi Anggraeni • 15 Februari 2017 21:01
medcom.id: Toshiba dilaporkan tengah mengalami masa sulit, sehingga mengharuskan perusahaan ini melakukan tindakan guna menyelamatkan perusahaannya.
 
CEO Toshina, Shinegonori Shiga akan mengundurkan diri sebagai Presiden Direktur setelah pengumuman bahwa hasil laporan keuangan akan diumumkan setidaknya satu bulan setelahnya.
 
Menurut GSM Arena, pengumuman tersebut turut mengindikasikan bahwa Toshiba tengah menghadapi permasalahan terkait dengan audit. Sebelumnya, Toshiba telah mengumumkan angka pangsa pasar yang belum diedit, dan sahamnya mengalami penurunan sebesar 8 persen.

Toshiba diperkirakan mengalami kerugian mencapai jumlah sebesar JPY712,5 miliar atau sekitar Rp83 triliun, pada bisnis nuklir miliknya, setelah skandal terkait akuisisi unit nuklir Amerika Serikat, Westinghouse, beredar.
 
Selain itu, perusahaan teknologi raksasa asal Jepan ini juga mengungkap mengalami kerugian mencapai USD1,7 miliar atau Rp22,6 triliun pada akhir tahun 2016 lalu. Toshiba menilai menjual bisnis chip komputer, flash-memori dan asset lainnya sebagai cara untuk menyelematkan perusahaannya.
 
Toshiba menyebut tidak berencana untuk mendirikan fasilitas nuklir baru, dan akan berkonsentrasi pada pengelolaan reaktor, bisnis bahan bakar nuklir dan cabang perusahaan non-teknologi lainnya.
 
Perusahaan ini juga memperkirakan kerugian bersih untuk grup secara keseluruhan sebesar JPY390 miliar atau sekitar Rp45,4 triliun. Informasi terkait rencana penjualan bisnis flash memori mereka sejak akhir Januari lalu.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan