Kartu grafis tersebut dipamerkan menggunakan game DOOM di resolusi 4K dengan pengaturan grafis maksimal dan mampu menjalankan game tersebut di framerate 60-70fps. Performa tersebut dikatakan mengalahkan GTX 1080.
Namun, semua itu berjalan di API grafis Vulkan yang juga dikembangkan oleh AMD. Bagaimana jika pengujian perbandingan performa menggunakan OpenGL? Dalam sesi wawancara dengan PC World, Vice President Radeon Technology Group, Raja Koduri, mengatakan kartu grafis Vega 10 juga mampu mengalahkan GTX 1080 di OpenGL.
"Saya kira (kartu grafis Vega 10) masih bisa unggul di OpenGL. Di resolusi tinggi seperti 4K, proses pengolahan grafis akan lebih condong ke GPU ketimbang CPU. Hal tersebut yang membuat kami unggul," ujar Koduri.

Pernyataan Koduri kali ini memang sangat penting untuk proyeksi pasar kartu grafis ke depannya. Hingga saat ini, API grafis seperti DirectX 12 dan Vulkan memang cenderung bekerja lebih optimal di arsitektur GCN milik AMD ketimbang NVIDIA. Namun hingga saat ini game yang menggunakan kedua API tersebut masih belum banyak.
Namun, di pernyataan kali ini, Koduri yakin Vega 10 bisa mengalahkan GTX 1080 di OpenGL. Artinya, kartu grafis AMD ke depannya juga bakal tampil lebih baik di API grafis yang sejajar dengan OpenGL, termasuk DirectX 11, dimana sebagian besar game masih berjalan di API tersebut.
Berikut adalah spesifikasi Vega 10 dibandingkan dengan GPU AMD lainnya menurut WCCFTech:
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News