Menurut Fortune, laporan tersebut diungkapkan oleh salah satu perusahaan konsultan bernama PwC. Dalam laporanya, PwC mengatakan robot juga akan menggantikan berbagai pekerjaan manusia di seluruh dunia mulai dari 30 persen di Inggris, 35 persen di Jerman, dan 21 persen di Jepang.
Salah satu yang membuat AS lebih mudah diterapkan otomatisasi adalah karena luasnya sektor industri di negara tersebut.
"Berbagai sektor lapangan pekerjaan di AS cenderung lebih mudah untuk dilakukan otomatisasi ketimbang negara lain, terutama di sektor finansial dan retail," ujar salah satu peneliti dari PwC.
Beberapa lapangan pekerjaan yang kemungkinan akan digantikan oleh robot di antaranya adalah transportasi dan pergudangan sebanyak 56 persen, manufaktur sebanyak 46 persen, dan retail sebanyak 44 persen. Kabar baiknya adalah berbagai harga barang seharusnya akan turun karena semakin murahnya biaya produksi.
"Karena produksi dan transportasi sudah ditangani robot, maka harganya akan turun. Namun, turunnya harga tersebut tidak akan bisa dinikmati oleh semua golongan," ujar peneliti PwC.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News