Pengguna Data Bertambah, Pendapatan XL Axiata Capai Rp5 Triliun

Ellavie Ichlasa Amalia 16 Mei 2018 13:42 WIB
xltelekomunikasi
Pengguna Data Bertambah, Pendapatan XL Axiata Capai Rp5 Triliun
CEO XL Axiata, Dian Siswarini.
Jakarta: Kontribusi pendapatan layanan data internet pada pendapatan XL Axiata terus naik. Operator telekomunikasi tersebut menyebutkan bahwa kontribusi layanan data mencapai 77 persen dari total pendapatan, naik jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada 2017, kontribusi layanan data hanya mencapai 63 persen. 

"Pada kuartal pertama 2018 ini, XL Axiata berhasil meraih pendapatan sebesar Rp5,5 triliun, meningkat sebesar 4 persen YoY, yang didorong meningkatnya pertumbuhan layanan data," kata CEO XL Axiata, Dian Siswarini.

"Inovasi produk dan peningkatan kualitas jaringan data, telah berhasil mendorong pertumbuhan layanan data sebesar 29 persen YoY di kuartal pertama ini." 


Wanita yang akrab dengan sapaan Dian ini merasa, salah satu alasan pendapatan XL naik kuartal ini  adalah berkat keputusan mereka untuk fokus pada strategi mereka dalam memperkuat layanan data. Selain itu, XL juga menggunakan strategi dual-brand.

Bagi Dian, pencapaian XL ini merupakan angin segar, terutama mengingat ketatnya persaingan di industri telekomunikasi Indonesia saat ini. Dian juga sempat membahas bahwa kebijakan pemerintah terkait registrasi kartu prabayar. 

Dia menyebutkan, kebijakan itu sempat menimbulkan ketidakpastian di industri, meski itu tidak akan berlangsung lama. "Namun, kami yakin kebijakan ini akan membawa dampak positif ke depan, yaitu terciptanya industri yang lebih sehat dan berkelanjutan," kata Dian. 

Naiknya kontribusi layanan data berbanding lurus dengan bertambahnya pelanggan yang menggunakan layanan data.

XL menyebutkan, kini 74 persen pelanggan mereka, sekitar 40,1 juta orang, telah menggunakan smartphone. Angka ini naik 28 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.