(jas hitam keempat dari kiri) Co-founder sekaligus CEO Gojek, Kevin Aluwi saat meresmikan pusat layanan Gojek di Bandara Soetta. (Medcom.id/Ilham Wibowo)
(jas hitam keempat dari kiri) Co-founder sekaligus CEO Gojek, Kevin Aluwi saat meresmikan pusat layanan Gojek di Bandara Soetta. (Medcom.id/Ilham Wibowo)

Gojek: Transisi Kepemimpinan Dipastikan Mulus

Teknologi teknologi startup gojek
Cahyandaru Kuncorojati • 24 Oktober 2019 17:24
Jakarta: Nadiem Makarim yang lebih dikenal sebagai pendiri Gojek kemarin resmi memangku jabatan sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Sebelumnya, Gojek juga sudah menyatakan bahwa kepemimpinan diserahkan kepada Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi.
 
Andre dipercaya sebagai Presiden Gojek Grup dan Kevin Aluwi sebagai co-founder menggantikan Nadiem sebagai CEO Gojek. Dalam informasi terbaru yang dibagikan Gojek, startup decacorn ini mengklaim bahwa proses transisi kepemimpinan berjalan mulus.
 
Diklaim juga bahwa di bawah kepemimpinan Andre dan Kevin, Gojek tumbuh pesat hingga saat ini telah memproses lenbih dari dua miliar transaksi per tahun. Di dalamnya juga Andre dan Kevin memberikan pernyataan bersama sekaligus yang pertama sejak mengisi jabatan baru di Gojek.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berterima kasih kepada Nadiem atas visinya dan kerjasamanya dengan kami dalam beberapa tahun terakhir untuk menciptakan hal yang menjadi besar dan berdampak luas, lebih dari yang pernah kita bayangkan," tulisnya.
 
Mereka berdua menyatakan merasa terhormat karena Presiden Joko Widodo memilih founder yang juga menjadi rekan sekaligus mentor keduanya di Gojek untuk turut berkontribusi lebih luas bagi Indonesia. Mereka berdua ikut mendukung posisi terbaru Nadiem sebagai Mendikbud.
 
"Nadiem mengundurkan diri dari Gojek setelah sembilan tahun membangun dan membesarkan perusahaan, dari sebuah ide sederhana menjadi bisnis bernilai miliaran dolar AS yang memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat di Asia Tenggara, sekaligus memberikan peluang untuk menambah pendapatan bagi jutaan orang," tulis keduanya.
 
"Nadiem telah menjadi inspirasi bagi setiap orang di Gojek dan dia meninggalkan Gojek ketika masa depan perusahaan ini sangat cerah. Saat ini kami memiliki lebih dari dua juta mitra driver di Asia Tenggara dan lebih dari 400.000 mitra usaha, yang telah memproses lebih dari dua miliar transaksi per tahun," bebernya.
 
Secara detil disebutkan bahwa Andre akan fokus pada strategi korporasi, alokasi modal, ekspansi internasional serta layanan pembayaran dan keuangan. Kevin fokus pada pengembangan produk, strategi pemasaran, pengembangan organisasi dan juga layanan ride-hailing serta pesan-antar makanan.
 
"Kami telah memiliki rencana yang matang untuk pertumbuhan Gojek ke depan dan didukung oleh talenta terbaik kelas dunia yang telah bergabung bersama Gojek dalam beberapa tahun terakhir," tulisnya di akhir pernyataan resmi bersama.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif