HP Home Planet 2018

2019, Pasar PC Diprediksi Terus Tumbuh

Mohammad Mamduh 16 November 2018 12:21 WIB
hphardware
2019, Pasar PC Diprediksi Terus Tumbuh
Acara HP Home Planet 2018
Kuala Lumpur: Sebagai salah satu pemain lama dalam industri, HP melihat pertumbuhan yang pasti terhadap pasar PC.

Oleh karena itu, mereka memprediksi tahun 2019 akan tetap ada tren positif untuk pasar tersebut. Ini membantah anggapan sejauh ini yang masih menganggap industri PC cenderung turun atau stagnan. Prediksi tersebut HP sampaikan dalam ajang HP Home Planet 2018.

“Dari industri juga terlihat bahwa ada tren positif untuk industri PC,” kata Managing Director SEA & Korea HP Koh Kong Meng.


Ia mengakui, kondisi pasar saat ini punya beberapa halangan yang bisa berdampak sampai tahun depan. Salah satunya adalah kurs dolar AS yang sedang menguat. Ini berakibat harga produk semakin tinggi, terutama untuk negara yang terpengaruh.

“Pertumbuhan ini juga terlihat dari semakin banyaknya produk premium,” kata Kong.

Ia menilai pasar saat ini berisi konsumen yang rela mengeluarkan uang lebih mahal untuk sebuah produk yang memiliki fitur eksklusif. Pertumbuhan positif juga terlihat dari segmen enterprise, yang dinilai tidak akan meninggalkan keberadaan PC.

Jika melihat dari statistik kuartal tiga tahun ini, jumlah pengiriman PC memang tidak berkembang. Di sisi lain, ada pertumbuhan dari para pemain yang menduduki posisi tiga besar.

Pada kuartal yang sama, HP berada di peringkat dua, dengan jumlah pengiriman sekitar 14 juta unit. Ini membuat mereka punya pangsa pasar 21 persen, selisih sekitar 1,8 persen dari Lenovo yang menduduki posisi pertama.

Secara pertumbuhan, baik HP, Lenovo, dan Dell menunjukkan tren positif. HP punya pertumbuhan sekitar 6,2 persen dibanding kuartal yang sama tahun 2017.

Pertumbuhan ini punya selisih 3,8 persen dari Lenovo. Pertumbuhan ini juga tidak bisa diimbangi produsen Taiwan, seperti ASUS dan Acer yang sedang mengalami tren negatif.

Kong menambahkan, untuk para pengguna PC di kalangan enterprise agar meng-upgrade sistem operasi mereka ke Windows 10. Ia melihat masih banyak pengguna produk mereka yang mengadopsi Windows 7.

"Windows 10 terus mendapatkan pembaruan, tentunya lebih aman,” pungkasnya.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.