Gandeng HPE dan Microsoft, VibiCloud Dukung Transformasi Industri 4.0
Peluncuran solusi anyar dari ViBiCloud di Jakarta, Rabu 17 Oktober 2018
Jakarta: VibiCloud meluncurkan layanan bertajuk Business-Ready Solution, ditujukan bagi perusahaan yang akan melakukan transformasi digital.

Layanan ini mengusung metode pembayaran per penggunaan. Metode ini diklaim lebih terjangkau, sesuai untuk perusahaan berskala kecil ataupun Usaha Kecil Menengah (UKM).

“Industri dan teknologi sekarang bersinggungan, dan saya percaya digital itu sudah menyebar kemana-mana. Kini bagaimana caranya teknologi mencari cara membantu memajukan industri,” kata Founder dan CEO ViBiCloud, Alfonsus Bram.


Pada layanan ini, ViBiCloud bekerja sama dengan Microsoft pada Azure Stack, Hewlett Packard Enterprise, dan AiChat.

Kehadiran layanan ini, jelas Bram, dilatarbelakangi oleh riset yang menampilkan bahwa perusahaan di Indonesia, terutama UKM, masih mememiliki keterbatasan dalam menentukan teknologi yang tepat untuk melakukan transformasi digital.

Layanan ini hadir untuk memudahkan pelanggan mengotomatisasi aktivitas repetitif yang sering kali dilakukan industri, serta membantu mengetahui langkah yang perlu dilakukan dan teknologi yang dibutuhkan untuk membantu mengembangkan bisnis mereka.

Selain itu, Bram juga menjelaskan bahwa layanan ini menawarkan sejumlah pilihan untuk industri berbeda. Pilihan tersebut di antaranya adalah smart city, healthcare, keamanan siber, finansial, ritel dan lintas industri.

Seperti namanya, pilihan tersebut menargetkan industri seperti kesehatan, finansial, ritel dan lainnya.

Namun, Bram menyebut penggunaan layanan ini di bidang smart city tidak hanya ditawarkan kepada pihak pemerintah, juga dapat dimanfaatkan oleh pengembang property dalam menjaga keamanan lingkungan perumahan.

Bram juga mengklaim dengan menggunakan layanan VibiCloud, pengeluaran pelanggan dapat lebih efisien hingga 30 persen, berkat metode pembayaran per penggunaan.

Selain itu, Bram turut menjamin keamanan siber pelanggan layanan VibiCloud, karena telah didukung oleh Information Security Management System (ISMS), berkemampuan untuk mendeteksi upaya peretasan.

Sistem keamanan yang diterapkan pada layanan Business-Ready Solution ini juga didukung oleh sertifikasi ISO27001, merupakan standar internasional dalam penerapan ISMS.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.