Computex 2018

Synology Pamer Mesh, NAS, dan Software di Computex 2018

Cahyandaru Kuncorojati 07 Juni 2018 16:11 WIB
synologyComputex 2018
Synology Pamer Mesh, NAS, dan Software di Computex 2018
Synology MR2200ac router mesh Wi-Fi.
Taipei: Computex 2018 dimanfaatkan oleh vendor tuan rumah untuk memamerkan sekaligus memperkenalkan produk atau layanan terbarunya. Misalnya, Synology yang membuka Solution Exhibition di Xin-Yi Eslite, Taipei.

Beberapa hal yang diperkenalkan Synology, mulai dari perangkat mesh Wi-Fi, NAS dan pembaruan fitur baru di dalam jajaran perangkat Synology, yang menjadi solusi produk dan software sekaligus.

"Pengguna merupakan pendorong utama di balik seluruh upaya pengembangan di Synology. Melalui komunikasi dengan para pengguna kami, kami mengetahui kebutuhan mereka dan dengan cepat bisa merespon dengan berbagai inovasi baru berkat tim pengembangan software kami," ungkap CEO Synology Derren Lu.


Synology MR2200ac menjadi router mesh Wi-Fi pertama Synology. Router ini dilengkapi CPU Qualcomm IP4019 quad core dan menyajikan teknologi Wi-Fi tri-band. Seperti yang sudah diketahui bahwa router mesh Wi-Fi memungkinkan penggunanya memiliki jangkauan jaringan luas dengan pemasangan yang fleksibel.

Software Synology Router Manager (SRM) yang ditanamkan di dalamnya juga mendapatkan pembaruan lewat versi SRM 1.2 yang memiliki konfigurasi granular, seperti pembuatan profil pengguna, pengelolaan lalu lintas detil, filter web tingkat lanjut, dan fitur whitelist.



Synology juga memperkenalkan solusi Active Backup for Business yang merupakan pelrindungan beban kerja dari PC, server Windows dan Linux, serta virtual machine.

Dengan mengadopsi teknologi Changed Block Tracking (CBT) yang hanya melakukan backup blok yang berubah, sementara deduplikasi global mendeteksi dan menghapus berkas ganda, sehingga beban kerja lebih ringan dan efisien.

Solusi lainnya adalah Virtual Machine Manager (VMM) yang memungkinkan pengguna menjalankan virtual machine dalam infrastruktur cluster hingga tujuh buah NAS Synology. Fitur skalabilitas fleksibel dan alat migrasi live di dalamnya, VMM mengoptimalkan load balancing dan alokasi sumber daya.

Satu lagi solusi Synology berupa aplikasi bernama LiveCam. Aplikasi baru di Surveillance Station 8.2 ini bisa mengubah smartphone yang tidak digunakan menjadi sebuah kamera IP. Application Center yang diperbarui sekarang memiliki 26 aplikasi dan utilitas untuk membantu pengguna mengelola ekstensi dengan mudah.



Untuk perangkat NAS, Synology merilis DS1019+ yang menggunakan Intel Celeron J3455, DS619 slim, DS2419+, RackStation 2U RS1219+, dan flagship seri XS 1U Synology pertama RS1619xs+.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.