Huawei Klaim Sensor Wajah Miliknya Lebih Cepat dari iPhone X

Ellavie Ichlasa Amalia 17 April 2018 07:08 WIB
huaweihonor
Huawei Klaim Sensor Wajah Miliknya Lebih Cepat dari iPhone X
Honor 7C sudah dilengkapi dengan fitur face unlock.
Jakarta: Lewat Honor 7A dan 7C, Huawei mengklaim bahwa teknologi face unlock buatannya bisa mengalahkan teknologi buatan Apple yang ada pada iPhone X.

Huawei mengklaim bahwa teknologi untuk membuka kunci ponsel menggunakan teknologi pengenalan wajah pada dua ponsel miliknya akan dapat mengenali wajah pengguna lebih cepat dari iPhone X. 

Seperti yang disebutkan oleh CNET, ini adalah tantangan yang berani dari Huawei, terutama jika mengingat bahwa ponsel harga dari Honor 7A dan 7C hanyalah seperlima dari harga iPhone X. 


Baik Honor 7A dan 7C menggunakan kamera depan untuk memetakan 1.024 titik untuk mengenali wajah pengguna. Hal ini memungkinkan kedua ponsel itu membuka kunci lebih cepat.

Kedua ponsel Huawei tidak menggunakan teknologi pemetaan kedalaman seperti yang tertanam pada kamera depan iPhone X. Meski diklaim lebih cepat, masih belum diketahui apakah teknologi dari Huawei ini akan sama amannya dengan fitur buatan Apple. 

Dihargai GBP170 (Rp3,4 juta), Honor 7C merupakan ponsel yang lebih premium dari Honor 7A. Ponsel itu memiliki layar 6 inci dengan desain metal berwarna biru yang digunakan pada semua ponsel dari Honor, sub-merek di bawah Huawei. Honor 7C menggunakan Snapdragon 450 yang dipadankan RAM 3GB. 

Honor juga mengklaim, 7C adalah ponsel dengan dua kamera belakang ganda berhaga paling terjangkau.

Honor 7C menggunakan kamera 13MP sebagai kamera utama dengan tambahan kamera 2MP yang memungkinkan Anda utnuk mengambil foto dengan efek Bokeh. Selain itu, 7C juga dilengkapi dengan pemindai sidik jari jika Anda tidak ingin menggunakan fitur face unlock



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.