Ilustrasi. (CSIRO)
Ilustrasi. (CSIRO)

Nvidia Dukung Teknologi Cerdas Riset Perubahan Iklim

Cahyandaru Kuncorojati • 26 Maret 2022 09:14
Jakarta: Di rangkaian acara GTC 2022 kemarin Nvidia juga mengumumkan kerja sama dengan the Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO), lembaga riset sains dan industri Australia.
 
Di acara tersebut CIO CSIRO, Brendan Dalton berdiskusi dengan VP of Worldwide AI Initiatives Nvidia, Keith Strires, soal dukungan teknologi AI buatan Nvidia dalam mendukung riset serta teknologi yang digunakannya dalam mempelajari dampak perubahan iklim terhadap lingkungan dan perekonomian terutama industri.
 
CSIRO saat ini menjadi salah satu organisasi pemerintah yang terdepan dalam pengembangan kemampuan AI untuk menjawab ragam tantangan yang dihadapi pemerintah Australia. Kini kolaborasi dengan Nvidia memungkinkan mereka untuk melakukan riset sains dengan lebih cepat dan akurat lewat bantuan high-performance computing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“CSIRO telah mengandalkan platform accelerated computing Nvidia lebih dari satu dekade dan kami membayangkan bahwa kolaborasi terbaru ini akan memberikan dukungan lebih besar bagi riset AI, startup dan industri, mendorong lebih banyak ekosistem AI lokal, dan mendukung peluncuran National AI Centre terbaru,” jelas Dalton.
 
Kolaborasi yang dilakukan Nvidia bersama CSIRO di antaranya adalah pengembangan dan pemanfaatan teknologi digital twins. Nvidia akan menyediakan dukungan infrastruktur Nvidia DGX sebagai fondasi kemampuan AI di dalamnya.
 
“Machine learning semakin populer namun banyak dari kita yang tidak memiliki perangkat komputasi dengan kemampuan yang memungkinkan. Kini lewat kemampuan GPU di industri game justru bisa menyediakan dukungan untuk dilakukan sebuah riset di dalamnya,” ungkap Dalton.
 
Digital twins memungkin sebuah simulasi virtual dilakukan dengan dukungan AI untuk menghasilkan riset dengan tingkat akurasi tinggi, hemat waktu dan biaya, serta lebih aman. Solusi ini disebut akan memberikan ruang aman bagi peneliti dalam mengembangkan riset dan penerapan di bidang industri.
 
Peneliti di Australia telah mengembangkan sejumlah host AI yang digunakan untuk memprediksi titik api sehingga mereka bisa mencegah terjadinya kebakaran hutan yang kerap terjadi saat musim panas di negaranya maupun Amerika Serikat.
 
Teknologi tersebut kini dimanfaatkan oleh sejumlah pihak penanggulangan bencana untuk bisa memprediksi kapan kebakaran hutan terjadi dan tindakan mitigasi yang harus dilakukan. Kemampuan AI serta high-performance computing Nvidia diklaim bakal mempercepat pengembangan Ai dan algoritma di dalamnya.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif