(kiri) Pendiri Bukalapak, Achmad Zaky saat menunjuk Rachmat Kaimuddin sebagai CEO Bukalapak yang baru di tahun 2019.
(kiri) Pendiri Bukalapak, Achmad Zaky saat menunjuk Rachmat Kaimuddin sebagai CEO Bukalapak yang baru di tahun 2019.

Mundur dari CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin Merapat ke Kemenko Marves

Cahyandaru Kuncorojati • 03 Januari 2022 15:45
Jakarta: Jelang akhir tahun 2021, CEO Bukalapak yaitu Muhammad Rachmat Kaimuddin diketahui mengajukan pengunduran diri dari jabatan yang sudah dipercayakan oleh pendiri Bukalapak, Achmad Zaky. Hal ini juga disampaikan di halaman resmi Bursa Efek indonesia pada tanggal 29 Desember 2021.
 
Kini kabar mengenai perjalanan terbaru sang mantan CEO Bukalapak sudah terjawab. Rachmat Kaimuddin diumumkan telah bergabung ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) yang dipimpin oleh Luhut Binsar Pandjaitan.
 
Pengumuman ini disampaikan langsung dalam acara virtual yang ditayangkan di channel YouTube Kemenko Marves hari ini, Senin, 3 Januari 2022. Di kesempatan tersebut Menteri Luhut juga menjelaskan jabatan yang akan dipercayakan kepada Rachmat Kaimuddin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saudara Rachmat bergabung dengan keluarga besar Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sebagai Technology Sustainability Development Special Advisor yang akan memberikan laporan kepada saya pribadi sebagai Menkomarves,” ujar Luhut.
 
Dia menuturkan sudah mengenal rekam jejak Rachmat Kaimuddin dan mengaku sudah sejak beberapa bulan lalu membahas rencana untuk mengajak Rachmat bergabung ke jajarannya. Luhut optimistis pengalaman dan buah pemikiran Rachmat bisa menjadi angin segar bagi jajaran pemerintah.
 
Rachmat Kaimuddin meniti karir di Bukalapak sejak tahun 2019 saat ditunjuk menggantikan Achmad Zaky. Rachmat dipercaya sebagai CEO kedua untuk startup unicorn Tanah Air tersebut. 
 
Dia sendiri merupakan lulusan Massachusetts Institute of Technology tahun 2001 dan meraih gelar MBA di Stanford Graduate School of Business pada tahun 2008. Di antara pendidikannya, Rachmat sempat menjadi hardware design engineer di Teradyne Inc dan senior associate pada The Boston Consulting Group.
 
Rachmat disebut Luhut akan mendukung pengerjaan proyek pemerintah di Kalimantan Utara. Proyek tersebut adalah pengembangan Kawasan Industri Hijau yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada bulan Desember silam.
 

 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif