Hal tersebut diungkapkan oleh Dony Koesmandarin, Territory Channel Manager, Kaspersky SEA - Indonesia dalam acara pertemuan media bertemakan Menyoroti Keamanan Tren Teknologi Bisnis di 2016 di Jakarta hari ini, Kamis (11/2/2016).
Dalam acara tersebut Dony banyak berbicara mengenai tren perkembangan ancaman keamanan baru-baru ini. Dony mengatakan bahwa saat ini para hacker lebih condong menyerang korporasi besar. Hal tersebut dikarenakan menyerang korporasi memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi ketimbang menyerang individu.
"Hacker saat ini cenderung lebih suka menyerang korporasi. Alasannya simpel, karena individu tidak punya nilai ekonomis yang setinggi korporasi," ujar Dony.
Dony juga mengungkapkan bahwa trik yang seringkali digunakan oleh para hacker adalah mengirimkan email spam ke calon korbannya. Email tersebut biasanya berisikan malware yang dapat menginfeksi komputer korban dan merangsek ke dalam jaringan komputer perusahaan. Dari situlah hacker kemudian melakukan tindakan kriminal seperti mencuri data atau merusak sistem perusahaan.
Untuk mencegah hal tersebut terjadi, perusahaan tentunya harus aktif mengawasi berbagai email yang masuk dan memperketat sistem keamanan jaringan komputernya.
Selain itu, pegawai perusahaan diharapkan dapat aktif melindungi komputernya dari malware karena satu celah saja dapat membuat malware untuk menyusup ke sistem komputer perusahaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News