Metrotvnews.com: Selain perangkat lunak, perkembangan teknologi perangkat keras punya andil besar untuk mendorong kemajuan ponsel pintar atau tablet. Contohnya, Apple memicu kemunculan SoC 64-bit sesudah merilis A7 bersamaan dengan peluncuran iPhone 5S pada tahun 2013.Pada mulanya, banyak pihak skeptis terhadap hal ini, termasuk petinggi Qualcomm yang mencibirnya sebagai marketing gimmick. Tetapi, kita tahu dalam perkembangannya Qualcomm terpaksa mengikuti langkah Apple.
Salah satu pemain terpenting dalam SoC perangkat mobile adalah ARM, yang arsitektur produknya digunakan hampir oleh seluruh pabrikan, termasuk Qualcomm, MediaTek, Huawei, Samsung, dan Apple. Nah, pada Selasa kemarin, ARM memperkenalkan prosesor Cortex-A72, yang akan membuat prosesor generasi berikutnya 3,5 kali lebih cepat dibanding chip yang saat ini menopang ponsel pintar.
Cortex-A72 3,5 kali lebih cepat dibanding pendahulunya, A15, namun konsumsi energinya 75 persen lebih irit. Jika tak ada halangan, prosesor ini akan mulai menghiasi ponsel pintar pada tahun 2016.
Bersamaan dengan itu, ARM juga memperkenalkan prosesor pengolah grafis, Mali-7880, yang diklaim mampu menghadirkan grafis sekelas konsol ke perangkat mobile.
Qualcomm mengatakan, mereka sudah memberikan lisensi Cortex-A72 kepada produsen chip HiSilicon, MediaTek dan Rockchip. ARM berharap, chip terbaru berbasis Cortex-A72 akan membawa menghadirkan layar beresolusi 4K ke ponsel dan tablet.
Saat ini, produsen ponsel masih terkendala menerapkan 4K ke ponsel karena boros daya baterai. (Mashable)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News