Samsung Galaxy Note 7 kembali meledak di Tiongkok.
Samsung Galaxy Note 7 kembali meledak di Tiongkok.

Samsung Galaxy Note 7 Kembali Meledak di Tiongkok

Lufthi Anggraeni • 28 September 2016 17:00
medcom.id: Insiden Samsung Galaxy Note 7 berasap sebelum meledak kembali terjadi. Kali ini insiden tersebut dilaporkan oleh salah satu pengguna smartphone kelas high-end terbaru Samsung ini, bernama Hui Renjie, di Tiongkok.
 
Saat insiden tersebut terjadi, Samsung Galaxy Note 7 dilaporkan dalam kondisi tengah mengisi daya baterai. Sebelum meledak dan terbakar, ponsel cerdas ini terlebih dahulu mengeluarkan asap. Pihak Samsung telah menanggapi insiden ini dengan mengirimkan perwakilannya untuk mengunjungi Renjie.
 
Kedatangan perwakilan Samsung tersebut ditujukan untuk meminta izin kepada Renjie agar dapat membawa ponsel dan melakukan investigasi. Namun, Renjie dilaporkan menolak memberikan ponselnya, didasari oleh ketakutannya bahwa Samsung tidak akan mengumumkan penyebab ledakan tersebut.

Renjie mengaku berencana untuk mempublikasikan insiden ledakan yang dialami Samsung Galaxy Note 7 miliknya. Renjie juga memberikan beberapa foto, struk pembelian dan video kepada CNNMoney. Namun, struk pembelian dan video tidak diunggah ke media online.
 
Pada foto kotak hitam yang disebut sebagai kotak kemasan perangkat, tertera keterangan yang mengindikasikan perangkat "aman". Situs Mashable melaporkan telah memeriksa nomor IMEI ke situs pemeriksa perangkat recall Samsung Galaxy Note 7, dan menemukan perangkat pada daftar aman.
 
Insiden yang dialami Renjie merupakan keempat kalinya terjadi di Tiongkok. Samsung telah mengumumkan dan melakukan recall secara global pada hingga 2,5 juta unit, beberapa minggu setelah insiden ledakan Galaxy Note 7 terjadi.
 
Selain melakukan recall, Samsung juga telah meminta maaf secara resmi terkait dengan permasalahan yang dihadapi smartphone unggulannya tersebut. Samsung juga menanggapi insiden ini dengan mengumumkan cara untuk membedakan Galaxy Note 7 lama dengan versi terbaru melalui situs resminya.
 
Samsung juga menyebut telah mengirimkan 500 ribu unit pengganti Galaxy Note 7 yang bermasalah untuk pasar Amerika Serikat. Program penukaran perangkat yang bermasalah secara global juga diklaim Samsung berjalan lancar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA