Tim Google Search tengah mengembangkan fitur percakapan dengan bot AI seperti milik ChatGPT.
Tim Google Search tengah mengembangkan fitur percakapan dengan bot AI seperti milik ChatGPT.

Pengguna Segera Bisa Berbicara dengan Bot AI Google

Lufthi Anggraeni • 07 April 2023 13:23
Jakarta: Setelah Microsoft mengumumkan memangkas fitur dengan dukungan AI pada mesin pencariannya, Bing, Google mencoba menyamai langkah dan baru-baru ini mengungkap versi dari ChatGPT karyanya, bertajuk Bard.
 
Peluncuran Bard tidaklah mulus, namun menurut CEO Google Sundar Pichai, Google tengah melakukan peningkatan pesat. Sebagai contoh, tim mesin pencarian tengah mengembangkan fitur percakapan seperti milik ChatGPT.
 
Dalam sebuah wawancara yang dikutip GSM Arena, Pichai mengklarifikasi bahwa pengguna akan dapat terlibat dalam percakapan dengan bot yang didukung oleh teknologi Large Language Model (LLM).

Bos Google ini juga melihat hal ini sebagai peluang besar alih-alih ancaman. Mengingat Google mendominasi sebesar lebih dari 93 persen pasar mesin pencarian secara menyeluruh, fitur mendatang ini diperkirakan akan lebih berdampak dibandingkan dengan kombinasi ChatGPT dan Bing, jika dieksekusi dengan baik.
 
Sundar Pichai tidak memberikan informasi terkait rentang waktu, namun sejumlah pihak memperkirakan kedatangan bot AI di mesin pencarian Google ini akan terjadi dalam waktu tidak lama lagi.
 
Sebelumnya, Bard gagal dalam menjawab pertanyaan dasar yang kerap ditampilkan pada SAT, terstandarisasi yang kerap digunakan untuk terdaftar sebagai mahasiswa di universitas di Amerika Serikat.
 
Google berjanji bahwa Bard akan menjadi lebih baik dengan bantuan umpan balik dari pengguna, dan meminta pengguna untuk memberikan respon berupa penilaian atau rate dan menandai jawaban yang dinilai menyinggung atau tidak aman.
 
Sementara itu, Bard telah muncul di berbagai pemberitaan sejak peluncurannya. Alphabet kehilangan nilai pasar sebesar USD100 miliar (Rp1.498,08 triliun) setelah chatbot membagikan informasi tidak akurat dalam video promosi di acara Google pada awal Februari lalu.
 
Mengutip laporan Fortune, CEO Google Sundar Pichai tampak santai menyoal kebutuhan pembaruan dan peningkatan kemampuan model AI karya perusahaan yang dipimpinnya ini. Dalam surat yang ditujukan kepada seluruh staff, Pichai menyebut bahwa Bard masih dalam tahap awal pengembangan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA