Bukalapak mengumumkan pelaporan dan penyelidikan tiga pelaku penyalahgunaan kode promo.
Bukalapak mengumumkan pelaporan dan penyelidikan tiga pelaku penyalahgunaan kode promo.

Bukalapak Tindak Pelaku Penyalahgunaan Kode Promo

Teknologi bukalapak
Lufthi Anggraeni • 22 Desember 2018 09:11
Jakarta: Kemunculan e-commerce sebagai medium perdagangan yang memangkas hambatan seperti jarak memang menggiurkan banyak pihak. Namun, tidak jarang yang memanfaatkan ranah ini untuk melakukan tindak kejahatan, termasuk penyalahgunaan program promosi.

Bukalapak melaporkan telah bekerja sama dengan Direktorat Tindak Pidana Kejahatan Siber Bareskrim Polri untuk melakukan tindak tegas kepada tiga tersangka dari laporan kasus yang diterimanya pada tanggal 4 Juni 2018.

Ketiga laki-laki tersebut menjadi tersangka atas kasus mencurigakan terkait dengan penggunaan tiga kode voucher yaitu, Untung Terus, Makin Untung dan Makin Baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Penelusuran tim Trust and Safety Bukalapak mengkaim menemukan ketiga orang tersebut berkomplot untuk memanipulasi data sehingga transaksi dapat berjalan secara normal. “Untuk kasus ini tim kami mengetahui dengan cepat dan mengambil langkah yang tepat untuk menyelidiki berdasarkan transaksi yang tercatat di Bukalapak. Setelah adanya temuan ini, tim Bukalapak langsung melakukan penindakan atas akun-akun yang terlibat,” ujar Co-Founder dan President Bukalapak Fajrin Rasyid.

Akibat tindak kecurangan tersebut, Bukalapak mengaku mengalami kerugian dengan nilai hingga mencapai puluhan juta Rupiah. Nilai kerugian tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring dengan perjalanan proses penyelidikan.

Selain itu, Bukalapak juga kembali menegaskan  serius dalam menindak tegas kasus penyalahgunaan kode promo dan kecurangan lain, serta untuk memberikan promo kepada konsumen.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi