Spotify Lite Beta Muncul di Google Play Store

Lufthi Anggraeni 03 Juli 2018 10:47 WIB
spotify
Spotify Lite Beta Muncul di Google Play Store
Spotify diam-diam merilis versi beta dari aplikasi streaming musiknya di Google Play Store.
Jakarta: Diam-diam Spotify merilis aplikasi streaming musik versi Lite karyanya di Google Play Store, meski masih dalam versi beta. Hal ini telah memungkinkan pengguna Android mengunduh versi ini, sedangkan versi final diperkirakan akan segera diumumkan secara resmi.

Pada kolom informasi aplikasi di Play Store, Spotify menjelaskan bahwa aplikasi Lite tengah berada dalam tahap pengujian. Pengguna yang menginstal aplikasi akan diminta untuk memberikan tanggapan sehingga aplikasi dapat ditingkatkan dan diperbaiki jika dibutuhkan.

Spotify Lite tidak menawarkan pengalaman penggunaan kaya yang sama dengan aplikasi versi lengkap, baik di perangkat mobile ataupun desktop. Versi Lite tidak dilengkapi sejumlah fitur seperti Shuffle, opsi untuk mengunduh lagu, memilih kualitas suara, serta gestur untuk memudahkan proses navigasi aplikasi.


Di sisi lain, Spotify Lite disebut mampu berfungsi di seluruh smartphone Android dalam berbagai kondisi jaringan internet. Selain itu, versi ini juga mengonsumsi data lebih sedikit jika dibandingkan dengan aplikasi versi lengkap, serta berukuran lebih kecil.

Sebelumnya, Spotify dilaporkan bersiap untuk memperluas kehadirannya di wilayah Timur Tengah dengan rencana peluncurannya di Uni Emirat Arab pada kuartal empat tahun 2018 ini.

Spotify ini baru-baru ini melakukan penawaran publik di New York Stock Exchange secara langsung, berbeda dari penawaran tradisional.

Sementara itu, pada laporan keuangannya, Spotify masih mengalami kerugian meski mengaku telah memiliki 75 juta pengguna. Dalam kuartal terakhir, Spotify melaporkan kerugian sebesar EUR169 juta (Rp2,8 triliun), turun dari kerugian EUR173 juta (Rp2,9 triliun).



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.