Ilustrasi
Ilustrasi

Aplikasi Ini Pakai AI Demi Tambah Kecintaan Terhadap Batik

Mohammad Mamduh • 04 Oktober 2022 10:40
Jakarta: Batik adalah warisan budaya kebanggaan Indonesia yang telah diakui internasional. UNESCO juga telah menetapkan batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan budaya takbenda pada 2 Oktober 2009, yang kini diperingati sebagai Hari Batik Nasional.
 
Sebagai bentuk apresiasi, Farrel Athaillah Putra yang merupakan salah satu lulusan Bangkit 2021 menciptakan Naratik, aplikasi yang mampu mengidentifikasi jenis batik.
 
Ide pembuatan aplikasi ini berawal ketika Farrel meneliti industri batik di kampung halamannya di Semarang dan beberapa kota lain di Jawa Tengah yang tengah mengalami penurunan omset selama 5 tahun terakhir.
 
Hal ini dikarenakan masih banyak orang yang belum mengetahui tingginya nilai produk batik, terutama yang diproduksi secara tradisional. Selain itu, konsumen juga kesulitan membedakan batik tulis dengan batik cap dan batik print, sehingga banyak yang masih meragukan mahalnya harga batik tulis.
 
“Sebagai yang berasal dari keluarga pembuat batik, saya terdorong untuk mengangkat keindahan dan makna yang ada di setiap karya batik."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena itu saya mengajak tim untuk memanfaatkan teknologi dengan membuat sebuah platform end-to-end yang memudahkan pengguna mengetahui proses pembuatan dan klasifikasi berbagai jenis batik,” jelas Farrel Athaillah Putra, CEO Naratik.
 
Fitur klasifikasi pada Naratik diharapkan dapat mengedukasi dan menumbuhkan kembali kepercayaan konsumen terhadap keaslian jenis batik yang mereka lihat. Pengguna bisa memahami nilai tinggi setiap karya batik terutama batik tulis.
 
“Naratik memiliki tujuan untuk mensejahterakan para pengrajin batik di Indonesia, dengan menjembatani konsumen dengan calon seniman batik. Ekosistem industri batik yang terpelihara dengan baik dapat menciptakan generasi baru pembatik dan melestarikan warisan budaya Indonesia,” tambahnya.
 
Naratik merupakan salah satu dari 15 proyek Capstone terbaik program Bangkit 2021 yang mendapat dana inkubasi dari Google dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
 
Bangkit juga merupakan bagian dari inisiatif Grow with Google, guna meningkatkan keterampilan siswa, pemilik bisnis, developers, dan startups. Sejak tahun 2019, lebih dari 5.000 siswa telah lulus dari program hasil kerja sama Google, GoTo, Traveloka, DeepTech dan Kemdikbudristek ini.
 
(MMI)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif