LG Ubah Strategi Demi Tambah Pendapatan Bisnis Smartphone

Lufthi Anggraeni 12 Januari 2018 08:15 WIB
lg
LG Ubah Strategi Demi Tambah Pendapatan Bisnis Smartphone
LG mengumumkan akan mengubah strategi untuk divisi mobile.
Jakarta: LG berencana menunda pengumuman smartphone unggulannya, G7, hingga pertengahan bulan Maret mendatang. Kini, LG mengungkap rencananya untuk mengubah seluruh strategi untuk memperbaiki pendapatan pada bisnis mobile.

CEO LG Electronics Jo Seong Jin mengungkap sejumlah informasi saat berbicara kepada media Korea di ajang CES 2018. Saat disinggung perkiraan waktu peluncuran G7, petinggi LG ini menyebut akan mengumumkan perangkat selanjutnya "saat dibutuhkan" dan tidak perlu berdekatan dengan pesaing.

Jo juga menyebut terdapat rencana untuk menjaga kerahasiaan smartphone high-end lebih lama dengan menggunakan metode berbeda seperti merilis lebih banyak varian dari model yang akan diluncurkan tersebut.


Namun, CEO LG ini tidak mengungkap pejuangan keuangan yang dihadapi divisi mobile LG, sebagai alasan dari perubahan strategy. Jo hanya mengutarakan pentingnya untuk mempertahankan platform yang baik dalam jangka waktu lama.

Selain itu, Jo juga menyebut terdapat sejumlah kekhawatiran terkaitt pasokan bahan untuk baterai lithium. Sebagai pengingat, LG diperkirakan akan merilis laporan keuangan berisi kerugian yang dialaminya pada kuartal keempat tahun 2017.

Juga pada ajang CES 2017, LG memamerkan sejumlah inovasi di ranah TV OLED, termasuk TV OLED  88 inci resolusi 8K dan TV OLED 65 inci yang bisa digulung. TV OLED 65 inci tersebut bisa masuk ke dalam sebuah boks panjang yang mirip seperti sound bar.

LG meluncurkan Wallet, aplikasi Android baru yang diklaim sebagai aplikasi pembayaran mobile yang aman untuk perangkat mobile premium LG. Menurut penjelasannya, aplikasi ini hanya dapat digunakan oleh LG G7.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.