Amazon Mungkinkan Pengguna Telepon via Tablet
Amazon rilis update memungkinkan pengguna Alexa melakukan panggilan telepon via tablet kompatibel.
Jakarta: Amazon kini memungkinkan pengguna memanfaatkan Alexa untuk melakukan panggilan telepon dan mengirimkan pesan pada tablet. Dengan demikian, pengguna tidak lagi membutuhkan Echo untuk dapat berbincang dengan pengguna Alexa lainnya.

Tablet yang kompatibel dengan kemampuan ini termasuk tablet Android, iPad, dan tablet Amazon Fire. Untuk dapat memanfaatkan kemampuan ini, pengguna harus mengunduh update terkini untuk aplikasi Alexa terbaru, yang telah mulai digulirkan Amazon.

Untuk melakukan pengaturan pada tablet Fire HD 10 dalam mode Hands-Free, pengguna hanya perlu memerintahkan Alexa untuk melakukan panggilan telepon. Pada tablet Fire lain yang belum dibekali dengan mode Hands-Free, ketuk tombol Home terlebih dahulu, kemudian perintahkan Alexa untuk melakukan panggilan.


Pada perangkat lain, pengguna perlu mengakses aplikasi Alexa, lalu Conversations, pilih kontak dan tekan telepon. Pengguna Alexa kini dapat menerima panggilan telepon pada tablet melalui aplikasi Alexa sejak tanggal 12 Maret.

Sementara itu, fitur Amazon Drop In yang tersedia memungkinkan pengguna  menghubungkan tablet dan perangkat Echo lain di rumah pengguna, sehingga tablet dapat difungsikan layaknya perangkat walkie-talkie berukuran besar.

Sebelumnya, Amazon menggulirkan update berisi perbaikan setelah sejumlah pengguna melaporkan pengalaman mereka mendengarkan suara tawa tidak terduga yang dikeluarkan oleh Alexa.

Amazon berencana memperbaikinya dengan menonaktifkan frasa "Alexa, laugh", dan menggantinya menjadi "Alexa, can you laugh?".

Amazon juga menghadapi permasalahan setelah pendiri Elevation Lab, Casey Hopkins menuduh Amazon membantu pihak menjual barang palsu. Hopkins menyebut Amazon membiarkan pihak lain yang meniru produk karya perusahaannya, dan menjualnya dengan harga yang lebih murah, dengan nama yang sama. 



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.