Saat ini, pekerja manusia mungkin masih menjadi bagian penting dari sebuah call center, tetapi di masa depan, tidak tertutup kemungkinan, peran manusia akan tergantikan oleh robot.
Hal ini merupakan kabar buruk bagi negara-negara seperti India dan Filipina, yang banyak masyarakatnya masih menggantungkan diri pada pekerjaan seperti ini.
Saat ini, inovasi teknologi berkembang dengan saat cepat. Hal ini memaksa perusahaan untuk memperbaiki pengalaman yang mereka berikan pada penggunaan. Menurut The Economist, para pekerja call center tidak lagi perlu melakukan tugas yang berulang.
Sebagai gantinya, mereka akan diminta untuk mendorong pelanggan untuk membeli produk atau layanan lain. Dan hal tersebut merupakan tugas yang lebih berat yang menuntut kemampuan berbahasa yang lebih tinggi.
"Jadi, penggunaan robot mungkin akan mengurangi lowongan pekerjaan, atau setidaknya berkurangnya pertumbuhan, di India dan Filipina, tapi membuka pekerjaan baru di Amerika dan Eropa," tulis The Economist.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News