iPhone X Tesla, Ponsel dengan Panel Surya Berharga Rp63 Juta

Ellavie Ichlasa Amalia 17 Mei 2018 13:32 WIB
appleiphoneiphone x
iPhone X Tesla, Ponsel dengan Panel Surya Berharga Rp63 Juta
iPhone X Tesla hadir dalam kemasan mewah.
Jakarta: Perusahaan pembuat aksesori asal Rusia, Caviar, mulai menjual iPhone X yang baterainya bisa diisi dengan tenaga surya dengan harga USD4.500 (Rp63 juta).

Caviar menamai ponsel tersebut iPhone X "Tesla". Mereka pertama kali mengumumkan rencana ini pada November tahun lalu. 

Menggingat Caviar tidak membuat iPhone, panel surya pada ponsel ini tidak ditanamkan langsung pada iPhone X Tesla. Pada dasarnya, iPhone X Tesla merupakan iPhone X dengan casing yang cukup tebal yang terpasang langsung pada ponsel.


Menurut The Verge, casing itu memiliki panel surya yang akan mengisi baterai sekunder pada ponsel. Caviar mengklaim, casing ini memiliki sertifikasi anti-debu dan anti-air IP67. 



Casing yang dapat mengisi baterai menggunakan tenaga surya ini terbuat dari serat karbon dengan aksen berwarna emas untuk memberikan kesan mewah. Ponsel ini dilengkapi dengan sertifikat keaslian dan garansi satu tahun. 

Biaya pengiriman ponsel ini gratis. Caviar juga menyebutkan, calon konsumen akan didampingi konsultan pribadi dan Anda hanya perlu membayar setelah inspeksi yang mendalam, meski tidak diketahui apa fungsi dari inspeksi ini. 

Unit pertama dari iPhone X Tesla memiliki ukiran bertuliskan "Dibuat di Bumi oleh Manusia". Ini merupakan penghormatan pada Elon Musk yang mengirimkan Tesla Roadster ke luar angkasa di atas roket Falcon Heavy yang SpaceX luncurkan pada bulan Februari lalu.

Caviar berkata, mereka hanya membuat 999 unit iPhone X Tesla dan masing-masing unit akan mendapatkan nomor produksinya sendiri.

Caviar mengharga iPhone X Tesla dengan memori internal 64GB seharga USD4.555 (Rp64 juta), sementara varian memori internal 256GB dihargai USD4.805 (Rp67,7 juta). 



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.