Country Manager, Waze Indonesia, Marlin R. Siahaan. (Medcom.id)
Country Manager, Waze Indonesia, Marlin R. Siahaan. (Medcom.id)

Waze Kerja Sama dengan Mandiri, Seperti Apa?

Teknologi waze
Ellavie Ichlasa Amalia • 22 Februari 2019 18:39
Jakarta:Waze adalah aplikasi navigasi yang membantu Anda untuk mengetahui keadaan jalanan dengan bantuan laporan yang diberikan oleh para penggunanya. Aplikasi ini bisa Anda unduh dengan gratis.
 
Lalu, bagaimana Waze mendapatkan penghasilan?
 
Country Manager, Waze Indonesia, Marlin R. Siahaan menjelaskan bahwa salah satu sumber penghasilan Waze adalah dengan memberikan mobility marketing pada perusahaan rekan. Contohnya, Bank Mandiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu fitur yang ada di Waze adalah fitur navigasi suara. Seperti namanya, dengan fitur ini, aplikasi akan mengarahkan Anda dengan bantuan perintah suara ketika Anda hendak menuju tempat tertentu. Kerja sama Waze dengan Bank Mandiri berupa kustomisasi navigasi suara.
 
"Navigasi suaranya pakai suara Jojo," kata Marlin ketika ditemui di Pacific Century Place, Jumat, 22 Februari 2019.
 
Jonatan Cristie, yang lebih dikenal dengan nama panggilan Jojo, adalah atlet bulu tangkis Indonesia yang berhasil memenangkan medali emas pada Asian Games 2018. "Kenapa Jojo? Karena dia adalah sosok generasi milenial yang berprestasi meski masih muda."
 
Bentuk iklan yang ditawarkan oleh Waze pada Bank Mandiri sederhana. Ketika pengguna Waze memilih untuk menggunakan navigasi suara Jojo, maka di awal atau di akhir perjalanan, pengguna akan diingatkan untuk tidak lupa membawa kartu ATM atau eMoney milik Bank Mandiri. Sesekali, mereka juga akan mendapatkan sedikit penjelasan tentang produk keuangan Bank Mandiri.
 
Marlin mengatakan, sejak kerja sama ini dilakukan pada Oktober 2018, dari 4 juta pengguna aktif bulanan Waze, telah ada 74 ribu orang yang menggunakan fitur navigasi suara Jojo. Rata-rata penggunaan adalah 10 kali dalam sehari dengan rata-rata durasi berkendara 6,6 jam.
 
Bank Mandiri adalah salah satu bank pertama di dunia yang bekerja sama dengan Waze untuk menyediakan kustomisasi navigasi suara. "Karena metode ini benar-benar spesifik, kami juga tidak bisa bekerja sama dengan banyak partner, kami selektif," kata Marlin.
 
Dia menjelaskan, persiapan untuk melakukan kustomisasi navigasi suara ini memakan waktu satu bulan. Persiapan ini termasuk meminta persetujuan dari Waze global. Alasannya, karena Waze memiliki kriteria khusus terkait suara yang digunakan dalam aplikasinya.
 
Pada awalnya, kontrak dengan Bank Mandiri berlaku selama tiga bulan. Namun, menurut Marlin, Bank Mandiri cukup puas dengan hasil kerja sama ini dan memutuskan untuk memperpanjangnya hingga satu tahun. Ketika kontrak berakhir pada bulan September, itu berarti fitur navigasi suara dengan suara Jojo akan hilang.
 
Marlin mengatakan bahwa tujuan Bank Mandiri menggaet Waze adalah untuk memperkenalkan produk keuangan yang mereka sediakan pada generasi milenial, yang dikenal aktif dalam mengonsumsi konten digital.
 
"Tujuan mereka adalah mendekati para pengguna. Target audiensnya, utamanya adalah kaum milenial," ujar Marlin. "Mereka menganggap ini adalah bentuk marketing yang menarik. Mobility marketing adalah cara kita untuk mendekati audiens bahkan saat mereka dalam perjalanan. Dan Waze adalah satu-satunya platform yang berbasis komunitas."
 
Marlin menjelaskan, berbeda dengan Google Maps, Waze sangat menggantungkan diri pada komunitas. Di Indonesia, komunitas pecinta peta cukup besar. Salah satu bentuk dukungan Waze pada komunitasnya adalah dengan memfasilitasi pertemuan komunitas.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif