Apple ID Curian Dipakai untuk Belanja via Alipay

Ellavie Ichlasa Amalia 12 Oktober 2018 14:15 WIB
applealibaba
Apple ID Curian Dipakai untuk Belanja via Alipay
Apple ID curian digunakan untuk belanja para pencuri. (Photo by Josh Edelson AFP)
Jakarta: Dua layanan pembayaran digital terbesar di Tiongkok, Alipay dan WeChat Pay memeringatkan para penggunanya bahwa ada kriminal yang menggunakan Apple ID orang lain untuk melakukan pembelian.

Alipay membuat sebuah unggahan menawarkan "tips keamanan untuk ponsel Apple". Dalam unggahan itu, mereka menyebutkan bahwa mereka telah sering menghubungi Apple untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Sementara Tencent, yang memiliki WeChat Pay, mengaku bahwa mereka mengalami masalah serupa.


"Karena Apple belum menyelesaikan masalah ini, para pengguna yang menyambungkan Apple ID mereka ke metode pembayaran apapun, termasuk Alipay, WePay atau kartu kredit, mungkin terancam menjadi korban pencurian uang," tulis Alipay, seperti yang dikutip dari The Verge

Masih belum diketahui berapa luas penyebaran masalah ini atau berapa banyak uang yang hilang.

Menurut laporan berbagai media Tiongkok, beberapa korban kehilangan uang hingga CNY2 ribu atau Rp4,4 juta. Apple berencana untuk mengembalikan uang yang telah tercuri, menurut orang yang tahu tentang masalah ini. 

Meskipun kedua perusahaan Tiongkok ini menyebutkan bahwa kesalahan ada pada Apple, masih belum diketahui apakah kelemahan ini hanya ada pada sistem identifikasi Apple.

Tampaknya, masalahnya adalah ada kriminal yang mencuri kredensial Apple ID dan menggunakannya untuk masuk ke akun korban dan melakukan pembelian menggunakan Alipay dan WeChat Pay dari akun tersebut. 

Juru bicara Apple mengatakan bahwa mereka mendorong para penggunanya untuk menggunakan password yang sulit ditebak dan mengaktifkan autentikasi dua faktor untuk mengamankan akun mereka. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.