LINE Developer Day 2018 Kembali Digelar
LINE Developer Day 2018.
Jakarta: Minggu lalu LINE menggelar acara tahunan LINE Developer Day di Jepang. Ajang ini sudah digelar 2015. Di acara tersebut, LINE mengumpulkan 1.000 developer dari Jepang dan berbagai negara.

Acara ini menjadi pameran teknologi yang dikembangkan LINE, menunjukkan bahwa LINE adalah perusahaan yang berfokus ke teknologi dan bukan sekadar aplikasi messaging atau media sosial.

Beberapa presentasi yang diberikan oleh setiap kepala divisi layanan di LINE menyampaikan visi dan misi pengembangan aplikasi LINE degan temat "Next LINE".


Chief Technology Officer LINE Park Eui Vin dalam pembukaan acara menyampaikan dua istilah kunci dalam visi dan misi LINE ke depan yaitu "Connect" dan "Mutually Beneficial Ecosystem".

Dijelaskan, "Connect" merujuk pada tujuan LINE untuk memperkaya ragam kehidupan pengguna dengan memperluas teknologi berinteraksi dengan manusia.

Menurut Park, memperluas interaksi teknologi dengan manusia tidak hanya berupa emnggunakan layanan daring, konten, dan informasi tetapi juga melalui beragam perangkat yang bisa digunakan di dunia nyata, misalnya pengeras suara dan automobiles.

Kemudian pada istilah "Mutually Beneficial Ecosystem", merujuk pada tujuan LINE menciptakan ekosistem yang bisang menguntungkan para developer, pengguna, dan LINE.

Tidak hanya menghasilkan keuntungan melalui pembuatan aplikasi atau layanan tapi juga membuat sistem yang nilai dan manfaatnya dari setiap layanan yang dibuat developer juga bisa dirasakan oleh para penggunanya.

Pada acara tersebut LINE juga memamerkan teknologi terbaru yang dikembangkan oleh developer dan terintegrasi ke layanannya. Pada teknologi AI atau kecerdasan buatan, LINE memamerkan Clova AI dan pengembangannya untuk kemampuan Chatbot.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.