Ilustrasi. (Associated Press)
Ilustrasi. (Associated Press)

Hindari Kecelakaan, Bandara di Inggris Bisa Lacak Penerbang Drone

Teknologi teknologi drone
Cahyandaru Kuncorojati • 15 Januari 2020 15:33
Jakarta: Kasus kecelakaan antara pesawat yang hampir tertabrak drone maupun jadwal penerbangan yang tertunda akibat drone adalah kasus yang lumrah terjadi di Eropa. Inggris sudah kerap mengalami ini dan jengkel dengan pengguna drone di sekitar kawasan bandara.
 
Demi mengatasi hal tersebut dilaporkan bahwa Bandara Hearthrow di London, Inggris sudah menggunakan sistem canggih yang bisa menindak tegas pengguna drone. Bandara ini termasuk dalam salah satu titik penghubung alias bandara tersibuk di Eropa.
 
Dikutip dari Engadget, Bandara Hearthrow sudah mengembangkan sistem anti-drone yang bisa membuat penerbang drone takut. Berbekal teknologi buatan perusahaan Prancis Thales SA, kini petugas keamanan bandara bisa dengan mudah mendeteksi drone yang terbang di sekitar kawasan bandara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak berhenti di sini, pihak bandara juga bisa mendeteksi lokasi penerbang drone tersebut dan mengenali identitas pemiliknya. Diketahui bahwa di luar negeri setiap drone yang diterbangkan harus sudah terdaftar ke lembaga regulator penerbangan.
 
Teknologi terseburt berupa sistem radar holografis yang dikembangkan perusahaan bernama Aveillant asal Inggris yang diakuisisi Thales di 2017. Teknologi ini sendiri sudah digunakan oleh kontraktor sistem pertahanan anti-drone Prancis bernama EagleSehield.
 
Thales dilaporkan melihat bahwa penggunaan drone sangat masif, mulai dari militer termasuk aksi teror yang kerap terjadi di negara konflik kawasan Timur Tengah hingga oleh aktivis di beberapa negara.
 
Langkah kerjasama dengan Bandara Hearthrow, Inggris kali ini dilihat sebagai model bisnis baru dalam bentuk solusi. Bandara Charles de Gaulle di Paris, Prancis juga sudah menggunakan teknologi ini untuk melacak drone yang terbang di radius lima kilometer.
 
Pihak Thales sendiri enggan membagikan informasi apakah bandara yang sudah menggunakannya juga mengadopsi teknologi untuk menonaktifkan drone yang terbang. Caranya dengan membajak tranmisi kontrol dari pengguna sehingga drone dipaksa mendarat.
 
Di tahun 2018 pernah ada kasus drone yang terus terbang melayang di jalur lepas landas Bandara Gatwick di London, Inggris saat puncak musim liburan Natal. Akibatnya sekitar 760 penerbangan mengalami keterlambatanan dan 110 ribu penumpang komplain.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif