Andreas Kagawa, Country Manager Trend Micro Indonesia.
Andreas Kagawa, Country Manager Trend Micro Indonesia.

Sepanjang Q3 2015, Trend Micro Temukan Beragam Celah Kemanan

Lufthi Anggraeni • 11 Desember 2015 20:22
medcom.id, Jakarta: Trend Micro mengumumkan laporan hasil evaluasi selama kuartal tiga tahun 2015, hari ini, Jumat (11/12/15) di The Plaza Office Thamrin. Pada hasil evaluasi ini, Trend Micro mengungkap terdapat banyak kerentanan yang diakibatkan oleh serangan kejahatan cyber.
 
"Maraknya penemuan celah kerentanan dan berbagai aksi pencurian data yang terjadi selama kuartal ini berdampak serius, seperti terkuaknya informasi bersifat personal dan rahasia dapat diperjualbelikan di kalangan penjahat dengan penawaran harga tinggi," ujar Andreas Kagawa, Country Manager Trend Micro Indonesia.
 
Trend Micro juga melaporkan beberapa aktivitas menonjol yang terjadi selama kuartal tiga tahun ini. Aktivitas tersebut di antaranya penumpukan data hasil pembobolan akan digunakan penjahat cyber untuk melancarkan serangan berikutnya serta melakukan tindak pemerasan.

Trend Micro juga menyebut sistem operasi mobile pun telah mulai dirambah oleh penjahat cyber. Hal ini terlihat dari semakin banyak aplikasi di sistem operasi Android maupun iOS yang bermuatan malware.
 
Pusat data usaha kecil menengah juga mulai dilirik oleh penjahat cyber. Hal ini, jelas Andreas, dikarenakan jenis usaha ini masih belum sepenuhnya mengetahui pentingnya keamanan baik dalam jaringan maupun software yang mereka gunakan untuk menjalankan usaha mereka.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA