Vivo Akui Tertarik Bawa Seri Flagship ke Indonesia

Lufthi Anggraeni 12 September 2018 18:04 WIB
vivo
Vivo Akui Tertarik Bawa Seri Flagship ke Indonesia
Vivo akan menghadirkan perangkat unggulannya di Indonesia secara bertahap.
Jakarta: Vivo baru saja menghadirkan smartphone kelas menengah terbarunya, Vivo V11 Pro dan Vivo V11, di Indonesia. 

Vivo menyebut hal ini bukan berarti perusahaannya tidak akan menghadirkan perangkat segmen high-end di Indonesia. Tidak dapat membandingkan dengan negara lain, Vivo menyebut saat ini tengah berupaya memperkenalkan produk dengan harga berbeda secara bertahap.

"Pasar Indonesia bukan tidak menjanjikan, tapi kita harus tahap per tahap dalam memperkenalkan harga yang masuk, seperti V11 Pro yang lebih tinggi dari V9. Kita ini masih kecil, masih muda. Harus hati-hati dalam melihat pangsa pasar," ujar General Brand Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia Eddy Kusuma.


Vivo, jelas Eddy, justru menilai Indonesia sebagai pasar yang menjanjikan bagi perusahaannya. Sehingga Vivo memutuskan untuk menggelontorkan investasi berjumlah besar, salah satunya dalam bentuk pendirian pabrik perakitan di Indonesia.

Saat ini, Vivo lebih terfokus pada segmen pasar menengah di Indonesia, sebab jumlah konsumen pada segmen ini berjumlah besar. Selain itu, salah satu petinggi di Vivo Indonesia ini juga menyebut bahwa Vivo tengah dalam tahap berdiskusi untuk memboyong perangkat unggulan ke Indonesia.

Sementara itu, penurunan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat diakui Eddy tidak memengaruhi harga yang ditawarkan Vivo untuk produknya.

Eddy menyebut, meski terdapat sejumlah komponen yang harus diimpor ke Indonesia, Vivo berusaha menjaga stabilitas harga.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.