Nokia 6.1 Plus Unggulkan Bothie, Apa itu?
Mode Bothie di Nokia 6.1 Plus.
Bogor: Setiap smartphone harus memiliki pembeda dari merek lain, termasuk Nokia.

Beberapa waktu lalu mereka merilis Nokia 6.1 Plus di Indonesia. Satu fitur yang pernah Medcom.id sebutkan di peluncurannya yakni Bothie. Pada acara media gathering yang digelar kemarin, Medcom.id berkesempatan untuk mengenal Bothie lebih jauh.

Fitur Bothie diperkenalkan dan diklaim oleh Nokia tidak ditemukan pada smartphone lain. Bothie adalah akronim dari both selfie. Apabila selfie identik dengan kamera, kini selfie bisa dilakukan sekaligus bersama kamera belakang.


Nokia 6.1 Plus membenamkan Bothie, yang membuat kamera depan dan belakang bisa berfungsi bersamaan. Tentu saja, tampilan tersebut memang terasa lebih menyerupai video call Pihak Nokia mengungkapkan fitur ini mendukung pembuatan vlog.



Jadi pengguna bisa menciptakan vlog yang memperlihatkan wajah penggunanya sekaligus kondisi yang ada di hadapan penggunanya yang ditangkap menggunakan kamera depan.

Ditambah Nokia 6.1 Plus langsung mendukung fitur untuk live streaming dengan terintegrasi langsung ke akun media sosial.

Misalnya, Anda bersama teman Anda duduk berhadapan dan membuat vlog yang berisi diskusi tatap muka. Bothie akan sangat memudahkan kondisi tersebut. Medcom.id juga menilai kualitas kameranya juga sangat baik untuk video.

Kamera belakangnya adalah kamera ganda beresolusi 16MP+5MP sementara kamera depannya 16MP. Kualitas video yang direkam mendukung resolusi 4K. Bothie akan tampil dalam split screen dan mode ini juga mendukung untuk fotografi, bukan hanya video dengan tambahan stiker AR.



(ELL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.