Amazfit Bip memiliki baterai yang dapat bertahan selama sebulan dalam satu kali pengisian. (Amazfit)
Amazfit Bip memiliki baterai yang dapat bertahan selama sebulan dalam satu kali pengisian. (Amazfit)

Smartwatch Rp1 Juta Ini Bisa Bertahan 30 Hari

Teknologi smartwatch
Ellavie Ichlasa Amalia • 06 Februari 2018 08:42
Jakarta:Salah satu kelemahan smartwatch adalah karena baterainya harus diisi sesering smartphone. Smartwatch terbaik sekalipun biasanya tidak dapat bertahan lebih dari dua hari. Kebanyakan smartwatch bahkan perlu Anda isi baterainya setiap hari.
 
Ialah Amazfit Bip, smartwatch yang menjanjikan baterai yang bertahan selama 45 hari, bahkan lebih lama dari perangkat wearable buatan Pebble. Menurut The Verge, Bip bukanlah campuran smartwatch dan fitness tracker. Selain itu, ia juga memiliki fitur lengkap layaknya smartwatch.
 
Bip memiliki layar sentuh 1,28 inci dengan sensor detak jantung opti, GPS untuk melacak posisi, accelerometer 3-axis, sertifikat IP68 untuk anti-air dan akan memberikan notifikasi dari smartphone Anda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Smartwatch ini kompatibel dengan Android dan iOS. Perusahaan pembuat Bip menyebutkan bahwa jam tangan cerdas ini bisa bertahan hingga 30 hari dalam satu pengisian baterai dan bertahan selama 45 hari dengan "notifikasi minimal."
 
Selain baterai yang awet, Bip juga memiliki harga yang sangat terjangkau, yaitu USD99 atau sekitar Rp1,3 juta, jauh lebih murah dari Apple Watch atau smartwatch lainnya.
 
Smartwatch Rp1 Juta Ini Bisa Bertahan 30 Hari
 
Dari segi desain, Bip menyerupai Apple Watch dan Pebble Time. Ia memiliki muka jam kotak yang agak membulat dan tombol pada bagian sampingnya. Sebelum ini, Amazfit pernah meluncurkan smartwatch bernama Pace pada akhir 2016. Jam tangan cerdas tersebut memiliki muka jam bulat meski baterainya hanya bisa bertahan selama satu minggu.
 
Satu hal yang membedakan Bip dengan smartwatch lain adalah karena ia tidak memiliki dukungan aplikasi ketiga. Anda tidak akan menemukan toko aplikasi tunuk smartwatch ini. Itu artinya, Bip hanya bisa menampilkan notifikasi dan melacak kegiatan olahraga Anda.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif