LG Punya TV OLED 4K Baru, Dihargai Rp25 Juta

Ellavie Ichlasa Amalia 12 Oktober 2018 13:37 WIB
lg
LG Punya TV OLED 4K Baru, Dihargai Rp25 Juta
LG perkenalkan Seri LG 55B8.
Jakarta: LG baru saja memperkenalkan TV OLED 4K baru. Seri LG 55B8 ini memiliki layar dengan ukura 55 inci yang sudah dilengkapi dengan teknologi HDR. 

Salah satu kelebihan dari TV ini adalah penggunaan layar OLED (Organic Light Emitting Diode). Piksel pada layar OLED dapat mengatur tingkat pencahayaannya tanpa bantuan backlight layaknya layar LED.

Inilah alasan mengapa TV OLED dapat menghasilkan warna hitam yang lebih pekat. Untuk menampilkan warna hitam, piksel pada layar akan mati sepenuhnya, sehingga warna hitam yang dihasilkan lebih terlihat pekat.


Selain itu, karena tidak memerlukan backlight pada bagian belakang, maka TV OLED juga biasanya lebih tipis. LG 55B8 juga dilengkapi dengan teknologi HDR (High Dynamic Range).

Teknologi ini sendiri pada awalnya digunakan pada fotografi dengan tujuan utnuk menghasilkan dinamika pencahayaan yang lebih luas. Teknologi tersebut kemudian diadopsi dalam pembuatan TV. 



Perusahaan asal Korea Selatan itu mengklaim, TV barunya menggunakan format HDR yang paling luas. Sementara kebanyakan TV menggunakan format HDR 10, 55B8 menggunakan teknologi HDR dari Dolby yang disebut HLG.

Disebutkan, teknologi ini merupakan standar format yang digunakan oleh stasiun broadcasting. Selain itu, TV baru LG ini juga memiliki Active HDR Dolby Vision sehingga metadata menjadi dinamis. Dengan begitu, gambar akan tampil dengan warna seakurat mungkin pada TV. 

"Dukungan terhadap seluruh format utama HDR yang tak ditemui pada TV lain ini memberi keleluasaan bagi penggunanya menikmati berbagai konten dalam nuansa sinematik,” ujar Julius, TV Product Marketing LG Electronics Indonesia. 

Tidak hanya itu, TV baru LG juga dapat memutar konten pada 120 fps. LG menyebutkan, ini akan membuat film yang diputar menjadi terlihat mulus. LG menghargai TV barunya sekitar Rp25 juta. 



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.