(kiri - kanan) Koji Sekiguchi (Marketing Director Sony Indonesia) dan Takatsugu Yamamoto (Head of Product Marketing Digital Imaging Sony Indonesia).
(kiri - kanan) Koji Sekiguchi (Marketing Director Sony Indonesia) dan Takatsugu Yamamoto (Head of Product Marketing Digital Imaging Sony Indonesia).

Sony Luncurkan Alpha 7C, Harga Rp7 Juta

Teknologi teknologi sony
Lufthi Anggraeni • 07 November 2020 11:28
Jakarta: Sony Indonesia resmi meluncurkan kamera terbaru, Alpha 7C (model ILCE-7C) dan lensa zoom FE 28-60mm F4-5.6 (model SEL2860). Sony mengklaim kamera dan lensa zoom ini merupakan yang terkecil dan paling ringan di dunia.
 
“Kamera terbaru Alpha 7C ini menggabungkan berbagai teknologi pencitraan terdepan, sangat nyaman digunakan dan merupakan perangkat yang cocok untuk seluruh pecinta fotografi dan videografi, mulai dari pemula, para kreator hingga profesional,” ujar President Director PT Sony Indonesia Kazuteru Makiyama.
 
Kamera dan lensa ini juga didukung oleh slash HVL-F28RM, dan kombinasi antara kamera Alpha 7C dengan lensa zoom FE 28-60mm F4-5.6 diklaim mampu menghasilkan sistem kamera full-frame terkecil dan teringan di dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Alpha 7C berbekal 24.2MP 35mm full-frame dengan sensor back-illuminated Exmor R™ CMOS dan mesin pengolah gambar BIONZ X™. Kamera ini hadir dengan ukuran 124.0mm x 71.1mm x 59.7mm dan berat 509g.
 
Selain itu, kamera Alpha 7C juga memiliki ukuran dan berat yang serupa dengan kamera APS-C, dengan hanya satu persen lebih berat dari Alpha 6600. Kamera ini juga didukung standar ISO semakin luas hingga 51.200 dan dapat diperluas hingga ISO 50-204.800.
 
Alpha 7C juga mendukung pemrosesan gambar 16-bit dan output 14-bit RAW untuk memberikan gradasi alami. Menggunakan fungsi AI-driven, bekal fitur Alpha 7C Real-time Tracking diklaim mampu mempertahankan fokus akurat secara otomatis saat tombol shutter setengah ditekan.
 
Sementara itu, fitur Tracking On + AF-ON kini dapat dialihkan ke tombol khusus dan diaktifkan bersamaan saat menekan tombol AF-ON. Fungsi AF pada Alpha 7C juga menghadirkan fitur Real-time Eye AF untuk subjek manusia dan hewan guna mencapai fokus yang cepat dan akurat.
 
Alpha 7C menawarkan AF 693-point focal-plane phase-detection yang mencakup sekitar 93% dari area gambar, dengan tambahan 425 poin contrast-detection. Kamera Alpha 7C juga menawarkan fitur pengambilan gambar secara terus menerus hingga 10fps dengan AF/AE (auto exposure).
 
Selain itu, Sony juga mengklaim Alpha 7C dapat menghasilkan hingga 223 gambar JPEG (Fine L), 115 gambar RAW yang dikompres, atau 45 gambar RAW yang tidak dikompres dalam satu kali pemotretan dengan mode pengambilan gambar secara terus menerus.
 
Sementara itu, lensa zoom FE 28-60mm F4-5.6 berbekal pengaturan optimal dari 3 elemen lensa asferis yang secara efektif mampu menekan aberasi melalui jangkauan zoom dan menampilkan resolusi tinggi dari ujung ke ujung.
 
Jarak fokus minimum dari 0,99 kaki (0,3m) (sudut-lebar) hingga 1,48 kaki (0,45m) (telefoto) memberikan kemampuan close-up, diklaim Sony menjadikannya sempurna untuk penggunaan sehari-hari atau vlogging menggunakan gimbal atau grip.
 
Lensa FE 28-60mm F4-5.6 ini juga tahan terhadap debu dan kelembapan, serta menerima variasi filter dari 40.55mm. Selain itu, lensa ini mengusung bobot 167 gram, serta desain mekanik dan optikal optimal dengan struktur retraksi.
 
Kamera Alpha 7C akan segera hadir di Indonesia pada bulan Desember 2020 dengan harga Rp26.999.000 untuk bodi ILCE-7C (hanya bodi) dan Rp31.999.000 untuk ILCE-7CL (dengan lensa kit SEL2860).
 
Sedangkan Flash HVL-F28RM akan tersedia pada bulan Desember 2020 dengan harga Rp4.299.000, sedangkan lensa zoom FE 28-60mm F4-5.6 akan hadir pada bulan Januari 2021 dengan harga Rp7.999.000.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif