Informasi yang pertama kali dilaporkan oleh XDA Developers ini telah dikonfirmasi oleh juru bicara Xiaomi. Perusahaan asal Tiongkok ini mengumumkan bahwa mulai Q3 tahun 2021, seri produk Mi hanya akan disebut dengan nama Xiaomi.
Langkah ini serupa dengan keputusan yang telah diterapkan sejak awal kemunculan XIaomi di negara asalnya. Perangkat pertama yang akan mengusung penamaan baru ini adalah smartphone Mix 4 dan tablet seri Pad 5 yang diluncurkan pada tanggal 10 Agustus lalu.
Konfirmasi ini dihadirkan Xiaomi 14 hari setelah acara peluncuran kedua perangkat tersebut selesai, yang memicu kecurigaan berbagai pihak terkait penamaan yang akan diusung oleh produk Xiaomi selanjutnya.
Xiaomi menyebut bahwa perubahan ini akan memadukan kehadiran mereknya secara global dan mempersempit celah antara merek dan produk karyanya. Penerapan perubahan ini di seluruh region disebut Xiaomi akan membutuhkan waktu.
Dengan memperkenalkan identitas merek baru, dua seri produk berbeda ini akan bernaung di bawah merek induk. Produknya juga diklaim Xiaomi mewakili puncak teknologi dan menawarkan pengalaman premium.
Produk Redmi, lanjut Xiaomi, menghadirkan inovasi besar pada kisaran harga lebih terjangkau dan menyasar target pasar di demografi usia lebih muda. Perbedaan ini juga disebut Xiaomi direfleksikan pada logo terbarunya, dengan baik tipe logo Xiaomi maupun Redmi bernaung di bawah logo merek induk.
Konvensi penamaan seri produk, baik Xiaomi maupun Redmi, juga akan diaplikasikan pada ekosistem dan produk IoT secara bertahap. Sebelumnya, General Manager Xiaomi mengonfirmasi perubahan nama untuk Mi Store fisik, yang kini disebut dengan nama Xiaomi Stores.
Perubahan ini diperkirakan akan disampaikan secara resmi pada ajang yang diselenggarakan pada tanggal 15 September mendatang, saat Xiaomi meluncurkan 11T series yang didukung teknologi fast charging 120W, chipset unggulan, dan layar dengan refresh rate 120Hz.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News