Facebook menghadirkan Privacy and Safety Hub untuk pengguna Messenger.
Facebook menghadirkan Privacy and Safety Hub untuk pengguna Messenger.

Facebook Messenger Luncurkan Hub Privasi dan Keamanan Baru

Teknologi media sosial teknologi facebook
Lufthi Anggraeni • 09 November 2019 13:01
Jakarta: Facebook mencoba menghadirkan kemudahan bagi pengguna Messenger untuk melindungi percakapan mereka dari pelaku kejahatan, dengan menambahkan hub khusus yang menyediakan informasi menyoal privasi dan keamanan.
 
Hub ini untuk pengguna yang ingin memelajari cara menjadikan percakapan mereka lebih privat. Hub bertajuk Privacy and Safety Hub ini memberitahukan pengguna Messenger lebih banyak informasi terkait pengaturan dan fitur privasi, termasuk Secret Conversations.
 
Fitur Secret Conversations dapat digunakan untuk pesan terenkripsi end-to-end. Situs ini dapat diakses untuk menyoroti alat yang diperkenalkan Facebook beberapa waktu lalu, termasuk pemblokiran dan pelaporan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Alat tersebut memungkinkan pengguna untuk menghentikan interaksi tidak diinginkan dan melaporkan masalah seperti peniruan dari selebriti.
 
Hub ini berisi informasi terkait dengan cara pengguna Messenger untuk melindungi akun mereka dari peretas via pemberitahuan login dan penjelajahan lebih aman untuk menghindari malware.
 
Untuk penggemar teknologi, Facebook menyediakan informasi lebih dalam terkait cara perusahaannya mengelola privasi dan keamanan, termasuk informasi detail menyoal teknis serta cara cara kerja fitur.
 
Pengguna Facebook Messenger dapat mengunjungi bagian baru di situs messenger.com/privacy untuk memperoleh informasi lebih detail terkait privasi dan keamanan. Sebelumnya, tanpa angin dan tanpa hujan perusahaan yang menguasai beberapa media sosial terpopuler ini mengumumkan pergantian logo perusahaan mereka.
 
Hal ini disampaikan oleh Chief Marketing Officer Facebook Inc, Antonio Lucio, lewat situs resmi Facebook. Pihak Facebook menjelaskan bahwa logo perusahaannya menggunakan jenis karakter huruf yang didesain sendiri.
 
Sementara itu, sebagai upaya untuk mengakhiri kesalahan informasi dan berita palsu, Facebook memutuskan untuk mulai menguji platform khusus berita di Amerika Serikat. Platform ini mengusung nama Facebook News, berisi berita yang dikurasi oleh Facebook.
 
Platform ini telah bergulir pada sejumlah pengguna di Amerika Serikat. Facebook News akan berisi berbagai konten dari empat kategori yaitu umum, topik, beragam dan berita lokal. Saat ini, Facebook News baru akan menampilkan berita buatan media lokal dengan menggandeng sejumlah penerbit lokal dari area perkotaan terbesar di Amerika Serikat.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif