Remaja yang merupakan murid Stanford pertama kali mendapatkan ide untuk membuat robot ini setelah kesuksesannya dengan situs Do Not Pay, sebuah situs yang memudahkan orang-orang untuk menghindar dari membayar denda surat tilang.
Browder berkata pada Mashable bahwa membuat robot ini jauh lebih sulit daripada membuat situs Do Not Pay. Dia menyebutkan, dia merasa beruntung karena mendapatkan bantuan dari para dosennya.
Cara kerja dari robot buatan Browder cukup sederhana. Pada awalnya, ia akan memperkenalkan diri dan menanyakan apa yang bisa ia lakukan untuk Anda. Setelah itu, Anda cukup menuliskan masalah yang Anda hadapi. Dalam video yang Browder buat, dia membuat kasus penundaan keberangkatan pesawat sebagai contoh.
Dalam video tersebut, Browder memperlihatkan bagaimana robot buatannya dapat membantu seseorang untuk mendapatkan kompensasi atas penundaan keberangkatan pesawat dengan cara membuat surat permintaan kompensasi.
Saat ini, program buatan Browder ini hanya dapat mengatasi masalah hukum di UK, tetapi, Browder berkatan bahwa dia akan terus berusaha untuk menambahkan fungsi dari robot ini untuk melawan sekumpulan pengacara yang suka mengeksploitas klien mereka. (MTV)
Inilah contoh video yang dibuat oleh Browder tentang robotnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News