OpenAI dikabarkan akan meluncurkan produk hardware pertamanya berupa earbuds bertenaga AI pada 2026.
OpenAI dikabarkan akan meluncurkan produk hardware pertamanya berupa earbuds bertenaga AI pada 2026.

OpenAI Siap Masuk Pasar Gadget Pakai Earbuds AI

Lufthi Anggraeni • 09 Februari 2026 12:31
Ringkasnya gini..
  • OpenAI akan merilis hardware pertamanya berupa earbuds bertenaga AI, dengan kemungkinan kehadiran produk pada 2026.
  • Strategi produk berubah dari wearable kompleks menjadi earbuds nirkabel karena biaya produksi dan ketersediaan komponen.
  • Produk ini akan fokus pada interaksi suara dan kemampuan AI, membuka era baru pengalaman AI selain layar smartphone.
Jakarta: OpenAI dilaporkan tengah bersiap untuk meluncurkan produk hardware konsumen pertamanya, berpotensi berupa earbuds bertenaga AI. Langkah ini menandai ekspansi strategis perusahaan dari ranah perangkat lunak menuju produk fisik yang dapat digunakan sehari-hari. 
 
Mengutip GSM Arena, OpenAI tengah mengembangkan sepasang earbuds nirkabel AI terintegrasi. Perangkat tersebut diperkirakan akan menggunakan fitur AI untuk menghadirkan pengalaman interaksi suara lebih canggih.
 
Pengalaman tersebut dilaporkan lebih dari sekadar sekedar mendengarkan musik atau panggilan telepon. Selain itu, perangkat ini juga disebut pengamat teknologi akan menjadi titik awal OpenAI menjelajahi pasar perangkat keras.

OpenAI dikabarkan berencana memperkenalkan perangkat ini pada tahun 2026, dengan cakupan pasar lebih luas pada awal tahun 2027. Strategi ini dipilih setelah perusahaan teknologi tersebut menyesuaikan rencana awalnya yang sempat mencakup perangkat wearable lebih rumit. 
 
Tantangan biaya komponen dan kekurangan memori bandwidth tinggi menjadi salah satu faktor yang membuat OpenAI memilih earbud AI sebagai titik masuk ke pasar hardware. Dalam beberapa nama kode internal seperti Dime dalam beberapa bocoran, OpenAI belum memastikan nama final untuk produk earbuds AI ini.
 
Sementara itu, desain perangkat ini juga diyakini tetap sederhana dan familiar bagi konsumen, mengingat pasar earbud nirkabel sudah mapan dan terkenal luas. Berbeda dengan perangkat keras tradisional yang umumnya berfokus pada audio saja, earbuds AI dari OpenAI diharapkan membawa kemampuan AI lebih canggih.
 
Kemampuan tersebut termasuk asisten suara pintar berkemampuan merespons perintah, memberikan informasi real-time, atau memproses konteks percakapan pengguna. Ide ini konsisten dengan visi yang pernah disampaikan CEO OpenAI, Sam Altman, membayangkan produk hardware lebih tenang dan damai dibandingkan dengan smartphone konvensional.
 
Selain itu, kolaborasi strategis dengan Jony Ive, mantan kepala desain Apple, yang telah bergabung dengan OpenAI melalui akuisisi startup desain hardware, menunjukkan arah perusahaan untuk menciptakan perangkat yang tidak hanya fungsional, tetapi juga berdesain menarik dan intuitif.
 
Meluncurkan earbuds AI sebagai produk konsumen pertama dipandang berbagai pengamat sebagai langkah pragmatis. Earbuds merupakan kategori produk yang sudah familiar di pasar serta lebih mudah diproduksi secara massal dibanding perangkat hardware AI lebih rumit seperti headset AR atau perangkat wearable layar penuh.
 
Hal ini memberikan OpenAI peluang awal untuk memperkenalkan solusi AI langsung ke pengguna. Kendati demikian, OpenAI masih belum memberikan konfirmasi resmi mengenai tanggal peluncuran, spesifikasi teknis, harga, maupun fitur lengkap earbuds AI tersebut.
 
Pengumuman detail kemungkinan baru akan muncul pada paruh kedua tahun 2026 atau dekat dengan tanggal rilis produk.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA