MoU tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam membangun angkatan kerja nasional yang siap menghadapi tantangan ekonomi digital. Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan kreativitas, keterampilan praktis, serta perluasan akses inklusif terhadap alat komunikasi visual.
“Di Canva, kami percaya bahwa kreativitas adalah sarana yang luar biasa dalam membuka peluang. Kerjasama ini mempertemukan alat komunikasi visual Canva yang mudah digunakan dan didukung teknologi AI dengan visi nasional Komdigi dalam membantu lebih banyak masyarakat Indonesia mengembangkan keterampilan digital yang praktis, mengekspresikan ide secara jelas, serta tampil percaya diri di tengah ekonomi digital yang terus berkembang,” ujar Country Manager Canva Indonesia Stefani Herlie.
Melalui pendekatan ini, kedua pihak berupaya mendukung individu dan organisasi agar mampu berkembang serta beradaptasi di tengah transformasi digital yang semakin pesat. Kemitraan Canva dan Komdigi selaras dengan Visi Indonesia Digital 2045 dan misi pemerintah dalam meningkatkan literasi digital secara inklusif di kalangan masyarakat.
Program ini turut mendukung kerangka strategis Komdigi bertajuk Terhubung, Tumbuh, Terjaga, khususnya pada pilar Tumbuh yang menempatkan ekonomi digital sebagai salah satu motor utama pertumbuhan nasional.
Dalam kerangka tersebut, kontribusi ekonomi digital ditargetkan mencapai Rp206,16 triliun pada tahun 2029, sehingga pengembangan talenta digital masa depan dan penguatan ekosistem inovasi menjadi aspek penting untuk mewujudkan sasaran tersebut.
Dalam implementasinya, Canva akan berkolaborasi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komdigi dalam mendukung berbagai program pelatihan digital berskala nasional. Sasaran program mencakup pelaku UMKM, pendidik, serta generasi muda Indonesia, dan bertujuan agar ide kreatif dapat diwujudkan menjadi dampak nyata di berbagai sektor.
Sebagai bagian dari dukungan konkret, Canva menyediakan 8.000 voucher Canva Pro bagi staf Komdigi dan jaringannya. Selain itu, materi pembelajaran Canva akan diintegrasikan ke dalam Sistem Manajemen Pembelajaran atau Learning Management System (LMS) milik BPSDM, sehingga akses terhadap literasi digital dan keterampilan kreatif dapat diperluas secara nasional.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara produktif. Didirikan pada 2013, Canva dikenal sebagai platform komunikasi visual dan kolaborasi global yang melayani pengguna di sekitar 190 negara.
Platform ini menyediakan berbagai alat desain, pustaka konten, serta dukungan teknologi AI untuk memudahkan individu maupun tim dalam berkreasi, berkolaborasi, dan berkomunikasi. Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam memperkuat sinergi antara sektor teknologi global dan pemerintah Indonesia dalam membangun fondasi talenta digital kompeten, kreatif, dan inklusif di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News