Mengutip GSM Arena, perangkat yang dikembangkan secara internal ini berkodenama Malibu 2 dan berada dalam tahap persiapan awal. Rencana ini merupakan kebangkitan kembali dari proyek smartwatch Meta yang sempat dibatalkan pada tahun 2022 akibat tantangan teknis dan penyesuaian strategi internal.
Kini, laporan menyebut bahwa jam tangan pintar baru ini akan menonjolkan fitur pelacakan kesehatan dan integrasi dengan AI Meta, meskipun detail spesifikasi lengkap perangkat belum diungkap.
Perangkat wearable ini diperkirakan akan diluncurkan bersamaan dengan, atau setelah, pembaruan kacamata pintar dari Meta. Kacamata pintar tersebut sebelumnya telah mendapat sambutan positif, sehingga perusahaan melihat peluang untuk memperluas ekosistem wearable AI melalui smartwatch yang saling terhubung.
Strategi Meta dalam menghidupkan kembali proyek smartwatch ini menunjukkan niat perusahaan untuk bersaing di pasar perangkat pintar yang sudah dikuasai oleh produk seperti Apple Watch, Samsung Galaxy Watch, serta Google Pixel Watch.
Kendati fokus utama jam tangan ini dirumorkan bukan sekadar kompetitor langsung bagi perangkat lain, smartwatch Meta tetap dipandang sebagai tambahan penting bagi portofolio perangkat cerdas Meta di segmen wearables.
Sebelumnya, Meta telah bereksperimen dengan konsep smartwatch sejak awal 2021, termasuk model prototipe dengan kamera dan sensor canggih, tetapi proyek itu sempat tertunda dan tidak berlanjut ke tahap produksi massal pada tahun 2022.
Kini, setelah beberapa tahun, proyek smartwatch kembali mendapat perhatian serius dengan potensi rilis pada tahun 2026. Hingga kini, Meta belum memberikan pernyataan resmi mengenai tanggal peluncuran atau detail fitur final dari smartwatch yang akan datang.
Namun, klaim peluncuran tahun ini menunjukkan perkembangan penting dalam strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan perangkat kerasnya di luar kategori software dan aplikasi sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News