Jonathon Dixon
Jonathon Dixon

CrowdStrike Tunjuk Jonathon Dixon Pimpin Transformasi di JAPAC

Mohamad Mamduh • 16 Februari 2026 18:07
Ringkasnya gini..
  • Rekam jejak Dixon menunjukkan keahliannya dalam mendorong pertumbuhan penjualan, skala pasar, dan pengembangan ekosistem.
  • Sepanjang kariernya, termasuk di perusahaan teknologi global seperti AWS, Cisco, dan IBM.
  • CrowdStrike Falcon merupakan platform cloud-native yang dirancang untuk membentengi aset penting dari risiko kritis perusahaan.
Jakarta: CrowdStrike mengumumkan penunjukan Jonathon Dixon sebagai Wakil Presiden dan Direktur Eksekutif untuk wilayah Jepang dan Asia Pasifik (JAPAC). Pengumuman sebagai langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan dan mendorong transformasi keamanan siber berbasis Kecerdasan Buatan (AI) di seluruh kawasan.
 
Dengan berbekal pengalaman kepemimpinan lebih dari 25 tahun di bidang keamanan siber dan TI, Dixon akan memimpin adopsi platform andalan CrowdStrike, yaitu CrowdStrike Falcon. Tujuannya adalah memodernisasi keamanan siber di berbagai organisasi di JAPAC, yang dinilai sebagai kawasan pertumbuhan penting di tengah era AI.
 
Rekam jejak Dixon menunjukkan keahliannya dalam mendorong pertumbuhan penjualan, skala pasar, dan pengembangan ekosistem. Sebelum bergabung dengan CrowdStrike, Dixon menjabat sebagai wakil presiden dan direktur pelaksana Jepang dan Asia Pasifik di Verkada, di mana ia memimpin tim go-to-market (GTM) dan operasional.

Ia juga dikenal berhasil memimpin kawasan Asia Pasifik, Jepang, dan Greater China (APJC) di Cloudflare sebagai Wakil Presiden dan Direktur Pelaksana, menjadikan APJC kawasan dengan pertumbuhan tercepat bagi perusahaan tersebut.
 
Sepanjang kariernya, termasuk di perusahaan teknologi global seperti AWS, Cisco, dan IBM, Dixon telah memimpin segmen bisnis regional bernilai miliaran dolar dan mendorong pertumbuhan pendapatan yang kuat.
 
Michael Sentonas, Presiden CrowdStrike, menyambut baik penunjukan ini. Menurutnya, Dixon membawa perpaduan langka antara wawasan regional dan pengalaman dalam mengembangkan bisnis, yang akan menjadi kunci bagi pertumbuhan berkelanjutan CrowdStrike di wilayah JAPAC.
 
Dixon sendiri menyatakan antusiasmenya, menyebut bahwa CrowdStrike memimpin keamanan siber di era AI dengan menghadirkan teknologi transformatif yang dibutuhkan organisasi di JAPAC untuk terlindungi dari lanskap ancaman yang terus berkembang.
 
CrowdStrike Falcon merupakan platform cloud-native yang dirancang untuk membentengi aset penting dari risiko kritis perusahaan seperti endpoint, workload di cloud, identitas, serta data. Platform ini didukung oleh CrowdStrike Security Cloud dan AI kelas dunia.
 
CrowdStrike, dengan slogannya We stop breaches, berkomitmen untuk terus memperluas kehadirannya di kawasan ini.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA