SlashGear melaporkan, operasi mulut ini dilakukan di Xian, Shaanxi. Operasi itu membutuhkan waktu selama 1 jam. Memang, Tiongkok mengalami kekurangan dokter gigi yang berkualitas dan robot bedah ini dianggap sebagai salah satu solusi untuk memecahkan masalah tersebut. Robot ini dibuat oleh Beihang University dan Fourth Military Medical University.
Prosedur ini menyertakan proses pembuatan dua gigi yang bisa dipasang ke manusia menggunakan 3D printer. Kedua gigi itu kemudian ditanamkan di mulut pasien dengan margin kesalahan hanya 0,2-0,3 mm, yang disebutkan adalah standar untuk dokter bedah manusia.
Robot bedah ini juga memiliki kelebihan tersendiri jika dibanginakan dengan manusia. Salah satunya adalah robot dapat melakukan manuver di ruang kecil dengan lebih baik. Selain itu, manusia juga akan lebih sulit untuk melihat ke bagian dalam mulut, membuat operasi menjadi semakin sulit.
Meskipun prosedur ini sepenuhnya dilakukan robot, manusia tetap harus mengaturnya terlebih dulu. Pengaturan itu seperti menyesuaikan posisi hardware pada pasien dan meletakkan robot di posisi yang tepat. Robot itu, setelah memastikan semuanya terletak di posisi yang tepat, kemudian bisa memasang gigi yang diperlukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News