RealFeel merupakan fitur yang digunakan AccuWeather untuk menggambarkan bagaimana kondisi cuaca terasa bagi tubuh manusia. Angka ini tidak hanya mengandalkan suhu udara, tetapi juga memperhitungkan sejumlah faktor lingkungan yang memengaruhi sensasi panas atau dingin.
Dilansir dari situs resmi AccuWeather, RealFeel dikembangkan untuk memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi cuaca yang dirasakan seseorang ketika berada di luar ruangan.
Apa Itu RealFeel di Aplikasi Cuaca?
RealFeel adalah indeks suhu yang memperkirakan bagaimana panas atau dinginnya cuaca terasa bagi tubuh manusia berdasarkan kombinasi berbagai faktor atmosfer.Berbeda dari suhu udara biasa yang menunjukkan kondisi termal udara, RealFeel mempertimbangkan faktor lain, seperti kelembapan, kecepatan angin, tutupan awan, intensitas sinar matahari, dan sudut datang matahari.
Artinya, suhu udara yang sama belum tentu terasa sama dalam kondisi cuaca berbeda. Suhu 30 derajat Celsius, misalnya, bisa terasa lebih menyengat ketika matahari terik dan kelembapan tinggi dibandingkan saat angin bertiup dan langit tertutup awan.
AccuWeather memperkenalkan RealFeel pada 1990-an. Indeks ini dikembangkan untuk membantu masyarakat memahami bagaimana berbagai kondisi lingkungan memengaruhi kenyamanan tubuh ketika beraktivitas di luar ruangan.
Perlu diketahui, RealFeel merupakan indeks milik AccuWeather. Aplikasi cuaca lain mungkin menggunakan istilah Feels Like atau indeks suhu terasa dengan metode perhitungan yang berbeda.
Faktor yang Memengaruhi Angka RealFeel
Ada beberapa faktor yang membuat angka RealFeel berbeda dari suhu udara yang sebenarnya.1. Kelembapan Udara
Kelembapan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi bagaimana tubuh merasakan panas. Ketika kelembapan tinggi, keringat lebih sulit menguap sehingga proses pendinginan alami tubuh menjadi kurang efektif.
Kondisi tersebut membuat udara terasa lebih gerah, terutama ketika suhu sedang tinggi. Sebaliknya, kelembapan yang lebih rendah memungkinkan keringat menguap lebih mudah sehingga tubuh dapat melepaskan panas dengan lebih efektif.
2. Kecepatan Angin
Angin juga memengaruhi sensasi suhu. Ketika cuaca dingin, angin dapat mempercepat hilangnya panas dari tubuh sehingga udara terasa lebih dingin.
Dalam kondisi panas, pergerakan udara dapat membantu penguapan keringat. Namun, efeknya bergantung pada suhu dan kelembapan lingkungan. Karena itu, pengaruh angin terhadap RealFeel tidak selalu sama dalam setiap kondisi cuaca.
3. Intensitas Sinar Matahari
Cuaca dengan suhu udara yang sama bisa terasa berbeda ketika seseorang berada di bawah sinar matahari langsung atau di tempat teduh.
Paparan sinar matahari menambah panas yang diterima tubuh. Sudut datang matahari juga berpengaruh terhadap intensitas energi yang diterima permukaan bumi. Itulah sebabnya cuaca pada siang hari yang terik bisa terasa lebih panas dibandingkan pagi hari.
4. Tutupan Awan dan Kondisi Atmosfer
Tutupan awan turut memengaruhi jumlah sinar matahari yang mencapai permukaan bumi. Langit cerah dapat meningkatkan paparan sinar matahari langsung, sedangkan awan dapat mengurangi intensitasnya dalam kondisi tertentu.
Selain itu, sejumlah kondisi atmosfer lain juga diperhitungkan dalam model RealFeel. Kombinasi faktor tersebut digunakan untuk memperkirakan sensasi suhu yang dirasakan seseorang.
Perbedaan RealFeel dan Suhu Udara
Suhu udara dan RealFeel memiliki fungsi yang berbeda. Suhu udara menunjukkan temperatur udara yang diukur atau diperkirakan untuk suatu lokasi, sedangkan RealFeel menggambarkan bagaimana kondisi tersebut diperkirakan terasa bagi tubuh.Sebagai contoh, jika aplikasi cuaca menunjukkan suhu udara 30 derajat Celsius dan RealFeel 35 derajat Celsius, bukan berarti alat pengukur suhu mencatat udara mencapai 35 derajat Celsius.
Angka RealFeel tersebut menunjukkan bahwa kombinasi kondisi cuaca diperkirakan membuat tubuh merasakan panas seperti yang digambarkan oleh indeks tersebut.
Sebaliknya, RealFeel juga bisa lebih rendah daripada suhu udara ketika kondisi lingkungan membuat tubuh merasakan udara lebih sejuk. Angka ini bukan pengganti suhu aktual, melainkan informasi tambahan untuk memahami kondisi di luar ruangan.
(Ellen Octovia Suherman)