ASUS ZenBook S UX391UA Masuk Indonesia, Bodi Tipis Harga Rp26 Juta

Mohammad Mamduh 24 Oktober 2018 12:12 WIB
asusintel
ASUS ZenBook S UX391UA Masuk Indonesia, Bodi Tipis Harga Rp26 Juta
ASUS ZenBook S UX391UA.
Jakarta: ASUS secara resmi mengumumkan ultrabook terbarunya ZenBook S UX391UA ke pasar Indonesia.

Laptop yang menawarkan kelas tertinggi dengan tampilan elegan ini sudah bisa dibeli konsumen dengan harga Rp26.299.000. Seperti biasa, varian ZenBook menawarkan bodi tipis dan ringan, dengan spesifikasi yang memadai.

Pihak ASUS Indonesia menyebutkan bahwa ZenBook S UX391UA memiliki target yang spesifik. “Target konsumen kami adalah para pebisnis elit yang menginginkan laptop elegan dan ringan,” kata Frank Wang, Notebook Product Manager Lead ASUS.


Satu hal yang menarik adalah desain layar yang menyatu dengan engsel, sehingga penyangga akan terangkat ketika layar dibuka.

“Kami pastikan bahwa penyangga ini punya daya tahan yang baik,” kata Frank. Bodi ramping ini punya layar 13,3 inci beresolusi 1920 x 1080 piksel, dengan rasio bodi ke layar 85 persen.

Desain ini dinilai cukup ramping untuk mobilitas, tak lupa dengan balutan warna khas ZenBook.
Bobotnya juga sangat ringan, hanya 1kg.

Selain mengadopsi prosesor intel Core i7-8850U, ASUS ZenBook S UX391UA menggunakan RAM 16GB dan penyimpanan PCIe SSD 512GB untuk mendukung dimensi tipis ini. Antarmukanya hanya memakai port USB-C.

ASUS sudah melengkapinya dengan penghubung tambahan untuk proyeksi layar, tak lupa dengan port ethernet. Pengisian daya juga bisa menggunakan port manapun.

ASUS ZenBook S UX391UA sendiri sudah diumumkan kepada sejumlah wartawan Asia Pasifik bulan Agustus lalu. Berikut spesifikasi lengkap ASUS ZenBook S UX391UA.
 
  ASUS ZenBook S UX391UA
Prosesor Intel Core i7-8850U
RAM 16GB DDR4
Penyimpanan 512GB SSD PCIe
Layar 13,3 inci 1920 x 1080
Bobot 1kg
VGA Intel UHD620
Harga Rp26.299.000




(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.