Buka Lowongan, Apple Ingin Bajak Teknisi Qualcomm?

Ellavie Ichlasa Amalia 16 November 2018 11:26 WIB
applequalcomm
Buka Lowongan, Apple Ingin Bajak Teknisi Qualcomm?
Apple membuka lowongan di San Diego. (Photo by Josh Edelson / AFP)
Jakarta: Hubungan Apple dan Qualcomm terus memburuk dalam dua tahun belakangan. Keduanya saling menuntut satu sama lain.

Sekarang, Apple kembali menyerang Qualcomm dengan membuka lowongan kerja yang tampaknya bertujuan untuk menarik para pekerja perusahaan pembuat chip tersebut.

Apple telah membuka 10 lowongan pekerjaan terkait pembuatan chip dalam bulan ini di San Diego, tempat Qualcomm berada.


Dikabarkan, sebelum ini, Apple belum pernah membuka lowongan pekerjaan untuk teknisi pembuatan chip di sana. Ini juga menunjukkan bahwa Apple membuka kantor daerah baru untuk para desainer chip, lapor The Verge.

Tentu saja, mencoba untuk membajak pekerja perusahaan pesaing adalah hal yang biasa di industri teknologi. Apple sendiri, yang sering berbangga diri karena bisa membuat chip sendiri, telah melakukan hal serupa di lokasi lain.

Saat ini, perusahaan pembuat iPhone itu memiliki kantor cabang yang ditempatkan agar mereka mudah mempekerjakan karyawan Intel, AMD, dan perusahaan lain.

Satu hal yang menarik adalah karena Apple menargetkan Qualcomm pada saat ketika mereka berusaha untuk membuat modem sendiri. Pada iPhone terbaru, Apple sama sekali tidak menggunakan komponen dari Qualcomm. Untuk modem, mereka menggunakan buatan Intel.

Sayangnya, performa modem Intel tidak sebaik modem Qualcomm. Belum lama ini, Qualcomm juga menuduh bahwa Apple telah membocorkan teknologi rahasia mereka pada Intel.

Meski tidak diketahui kebenaran dari tuduhan itu, ini menunjukkan bahwa Apple memiliki alasan kuat untuk mencoba membajak pekerja Qualcomm.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.