Peningkatan harga ini dilaporkan akan diterapkan pada model iPhone 15 termahal yang ditawarkan Apple, yaitu iPhone 15 Pro Max. Apple juga dilaporkan akan menerapkan perubahan strategi distribusi untuk model iPhone 15 ini.
Kendati menghadapi ketidakpastian ekonomi pada tahun ini, Apple meyakini bahwa total penjualannya akan tetap sama, sekitar 85 juta unit. Apple diperkirakan akan mendapatkan pesanan iPhone 15 model standar lebih sedikit karena permasalahan sensor CMOS.
Apple juga akan meningkatkan produksi iPhone 15 Pro untuk mengkompensasi keterbatasan jumlah unit iPhone 15 yang tersedia di pasar. Keputusan Apple untuk meningkatkan harga jual iPhone 15 ini dinilai sejumlah pihak masuk akal, mengingat sebagian besar produsen smartphone juga melakukan hal yang sama pada tahun lalu.
Selama gelaran ajang peluncuran tahun 2022 lalu, Apple menyebut tidak akan meningkatkan harga jual lini iPhone 14, namun hal tersebut hanya terjadi di pasar Tiongkok dan Amerika Serikat, sedangkan di pasar Eropa, harga lini iPhone 14 mengalami peningkatan signifikan.
Sebelumnya, Apple dilaporkan mengembangkan alat kecerdasan buatan untuk menantang OpenAI, Google dan perusahaan teknologi lainnya. Apple telah menciptakan chatbot yang dirujuk sejumlah teknisi sebagai Apple ChatGPT.
Menurut laporan yang beredar, Apple belum menentukan strategi untuk merilis teknologi ini untuk konsumen, namun dilaporkan ditujukan untuk menyampaikan pengumuman terkait kecerdasan buatan (AI) signifikan pada tahun 2024 mendatang.
Selain itu, laporan ini juga menyebut bahwa Apple telah membangun framework karyanya, berkodenama Ajax, untuk menciptakan model bahasa besar, yaitu sistem berbasis AI yang mendukung penawaran seperti ChatGPT karya Open AI dan Google Bard.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News