Peluncuran Samsung Galaxy S8 dan S8 Plus di Indonesia. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Peluncuran Samsung Galaxy S8 dan S8 Plus di Indonesia. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Samsung Gunakan Jenis Storage yang Berbeda di Galaxy S8

Teknologi samsung galaxy s8
Ellavie Ichlasa Amalia • 08 Mei 2017 16:27
medcom.id:Perusahaan pembuat smartphone biasanya tidak menjelaskan komponen dan sumber komponen tersebut untuk beberapa alasan. Dua di antaranya adalah untuk melindungi rekan mereka dan informasi itu tidak terlalu menarik untuk konsumen.
 
Namun, belakangan, konsumen menjadi semakin menaruh perhatian pada komponen yang tertanam dalam ponsel. Saat ini, muncul spekulasi bahwa Samsung mungkin menggunakan chip storage yang berbeda dalam Galay S8 dan S8 Plus. Kasus serupa terjadi pada Huawei P10.
 
Seperti yang disebutkan oleh SlashGear, tidak aneh jika sebuah perusahaan pembuat ponsel mendapatkan suplai komponen yang sama dari perusahaan yang berbeda. Biasanya, komponen ini memiliki performa dan spesifikasi teknis yang sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lain halnya dengan yang terjadi pada Huawei P10 dan Galaxy S8, meski perbedaan performa pada smartphone baru Samsung tidak seekstrem yang terjadi pada ponsel buatan Huawei.
 
Saat peluncuran, Samsung membanggakan bahwa Galaxy S8 sudah menggunakan teknologi UFS 2.1 yang paling baru. Sekarang, UFS 2.1 disebutkan sebagai storage NAND konsumer tercepat yang ada. Hal ini bahkan sempat tertulis pada situs resmi Samsung.
 
Tapi, data ini lalu menghilang tanpa penjelasan, yang mendorong sebagian power user untuk mencari tahu apa yang terjadi.
 
Mereka lalu menemukan bahwa Samsung menggunakan 3 chip memori yang berbeda untuk Galaxy S8: satu buatan Samsung sendiri dan 2 lainnya buatan Toshiba. Chip memori dari Samsung dan satu chi dari Toshiba sudah menggunakan teknologi UFS 2.1, tapi satu chip buatan Toshiba yang lain masih menggunakan UFS 2.0.
 
Dalam prakteknya, pengguna seharusnya tidak bisa membedakan perbedaan performa antara kecepatan membaca 600 MB/s milik UFS 2.0 dan kecepatan 800 MB/s dari UFS 2.1. Berbeda dengan kasus Huawei, yang memanfaatkan memori eMMC 5.1 performanya cukup signifikan di bawah dari UFS yang diklaim digunakan oleh Huawei. Perusahaan asal Tiongkok itu menyebutkan kekurangan chip memori sebagai alasan masalah itu.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif