Jawaban Ivan Chen bisa ditemukan pada unggahan akun Instagram @ecommurz yang membeberkan informasi bahwa sejumlah karyawan Anantarupa Studios belum menerima bayaran lima bulan gaji dan THR.
Unggahan 18 April 2025 oleh akun Ecommurz mendapatkan jawaban Ivan Chen. Di kolom komentar Ivan mengaku meminta maaf dan berusaha bertanggung jawab serta memperbaiki masalah yang ada.
“Ijinkan saya menanggapi informasi yang beredar terkait perusahaan kami. Pertama, saya meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan karena Anantarupa belum memenuhi kewajibannya,” tulis Ivan.
“Ini adalah tanggung jawab saya dan murni kesalahan saya. Namun saya tetap disini dan mencoba menyelesaikan semua tanggung jawab ini,” imbuhnya.
Ivan mengaku bahwa dia dan perusahaannya tengah berupaya untuk menjaga kelangsungan, salah satunya dengan terus mencari peluang bisnis sambil memajukan industri game Indonesia lewat fundraising atau penggalangan dana.
“Salah satu upaya yang kami lakukan beberapa tahun belakangan ini adalah fundraising, yang kami akui mengalami beberapa tantangan dan kendala. Meskipun demikian saya sebagai pendiri dan CEO bersama dengan tim Anantarupa terus berupaya agar peluang bisnis dan fundraising ini dapat terealisasi,” jelasnya.
“Tantangan dan kendala yang kami hadapi inilah yang kemudian memaksa kami untuk menjalankan prioritas demi kelangsungan hidup perusahaan kami, yang kemudian berdampak pada terlambatnya dan belum teralisasinya tanggung jawab kami pada beberapa pihak,” lanjut Ivan.
Ivan juga berharap bahwa tanggapan dia dapat membuka komunikasi antara Anantarupa Studios dengan pihak-pihak yang merasa dirugikan untuk bisa mencapai kesepakatan bersama serta solusi yang menguntungkan kedua pihak.
“Ijinkan pula kami menyampaikan harapan kami agar narasi yang berkembang tetap berpijak pada semangat membangun iklim yang positif dan kondusif di tengah kondisi ekonomi yang penuh dengan tantangan ini,” tulisnya.
“Kami berkomitmen untuk memperbaiki diri, memenuhi tanggung jawab kami sambil berharap bisa merealisasikan mimpi kami untuk memajukan industri gim Indonesia dan memperkuat peran kami dalam ekosistem kreatif nasional,” tutup Ivan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News